detikfinance

Antrean SPBU di Daerah Sampai 1 Km, Ini Penjelasan Pertamina

Wahyu Daniel - detikfinance
Selasa, 01/05/2012 08:26 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/01/1034/Antrean-BBM.jpg
Jakarta - Antrean panjang kendaraan untuk membeli BBM di SPBU daerah Kendari Sulawesi Tenggara mencapai 1 km. Apa penjelasan Pertamina?

Kepala Humas FRM Region VII Pertamina Rosinah Nurdin mengatakan, Pertamina melakukan penyesuaian penyaluran bensin premium dengan memperketat stok penyaluran sesuai kuota per kabupaten untuk per bulan dan per hari.

"Langkah itu dilakukan karena selama triwulan I-2012 terjadi lonjakan konsumsi sebesar 23% di atas kuota karena rush buying dan aksi spekulatif akibat rencana kenaikan harga BBM pada 1 April dan pembatasan BBM subsidi 1 Mei," kata Rosinah dalam pernyataan yang diterima detikFinance, Selasa (1/5/2012).

Kemarin dilaporkan di Kendari, antrean panjang kendaraan untuk membeli BBM terjadi di beberapa SPBU. Antrean terjadi sejak pagi hingga saat ini, antara lain di SPBU Jalan Martandu, Kendari, antrean yang didominasi mobil dan sepeda motor memanjang hingga 1 km.

Supervisor SPBU Martandu Kendari, Syaiful mengatakan, antrean BBM terjadi akibat pengurangan stok dari depot pertamina Kendari. "Sejak hari Kamis pasokan BBM dikurangi hingga puluhan kilo liter dari depot Pertamina, untuk hari ini saja kami baru mendapat suplai 18 kiloliter dari 48 kiloliter yang biasa diberikan Pertamina," ungkapnya.

Sementara pengecer bensin menjual 1 liter bensin hingga Rp 15 ribu. Bahkan beberapa kios pengecer tutup dan hanya menyisakan botol-botol kosong dan rak kayu.



(dnl/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-

    How To Make Money in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut
    MustRead close