detikfinance

Dalam Waktu Dekat, RI Bisa Ekspor Sarang Burung Walet ke China

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Selasa, 01/05/2012 18:28 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/01/1036/detik_walet2.jpg
Jakarta -Indonesia dalam waktu dekat bisa langsung menjual produk sarang burung waletnya ke China.

Menteri Pertanian RI, Suswono mengatakan selama ini produk sarang walet Indonesia di ekspor melalui perantara Malaysia baru kemudian dikirim ke China

"Kita sudah melakukan perdagangan langsung yang selama ini melalui Malaysia, sekarang sudah bisa langsung ke China, tentu ada standarisasi yang akan dijadikan standar bersama antara China dan Indoensia, sekarang ini sedang dibahas dengan China," ungkapnya di kantor Kemetrian Pertanian, Selasa (1/5/2012).

Suswono belum bisa memastikan kapan produk sarang walet Indonesia bisa diekspor langsung ke China, tetapi dia optimis dalam waktu dekat ekspor bisa langsung dilaksanakan.

"Sedang mendatangani masalah teknis, semoga dalam waktu dekat bisa langsung kembali di ekspor," sebutnya.

Sebelumnya Pemerintah China melarang impor sarang burung walet dari Malaysia, padahal 80% dari produk yang di ekspor melalui Malaysia merupakan produk sarang burung walet indonesia. Pengusaha sarang burung walet Indonesia, setiap tahunnya bisa menghasilkan 400 ton sarang burung walet, dari 400 ton itu, 200 ton di ekspor.

Menurut Suswono akibat larangan impor tersebut, harga pasar sarang burung walet jatuh level terendah.

"Harga sedang dititk nadir, Rp 5 juta per kilo padahal harga normal Rp 37 juta per kilo," tambahnya.

Suswono optimistis jika penjulan langsung ke China bisa cepat terealisir, Indonesia akan memperoleh devisa dan pendapatan yang lebih besar.

Seperti diketahui harga sarang burung walet normal per kilo Rp 37 juta dengan nilai ekspor 200 ton. Ekspor Indonesia bisa mencapai Rp 7,4 triliun.
(feb/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut