BBM dan Listrik Batal Naik, Subsidi di APBN Pasti Jebol
Jumat, 04/05/2012 18:17 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah menyatakan, anggaran subsidi energi sebesar Rp 225 triliun di APBN-P 2012 hampir pasti jebol karena harga BBM subsidi dan tarif dasar listrik (TDL) batal naik.
Kuota atau jatah BBM subsidi di 2012 sebesar 40 juta kiloliter (KL) di tahun ini juga bakal melewati dan pemerintah bakal nombok.
"Kuota 40 juta KL yang ditetapkan dan subsidinya Rp 137 triliun serta subsidi listrik Rp 65 triliun ditambah cadangan fiskal Rp 24 triliun sebenarnya sudah termasuk kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Ro 6.000. dan tidak ada kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL)," ujar Menteri ESDM Jero Wacik saat memberikan keterangannya di Kantornya, Jakarta, Jumat (4/5/2012).
Lalu yang menjadi masalah ternyata harga BBM subsidi dan TDL tidak naik dua-duanya. Jika ini terjadi sudah pasti APBN tidak kuat menanggung.
"Sudah pasti tidak kuat, BBM tidak naik, TDL tidak naik, kuota tetap, ya tentu keuangan negara tidak kuat menanggung," kata Jero.
Namun, tentunya hal tersebut tetap harus dijalankan pemerintah. "Kalau tidak ada sesuatu yang dilakukan, yakni penghematan yang sangat kuat, subsidi untuk BBM dan listrik bisa jebol hingga Rp 340 triliun. Habis banyak uang negara yang tahun ini Rp 1.500 triliun hampir separuhnya untuk subsidi," jelasnya.
Kalau ini terus terjadi, maka pembangunan rumah sakit, jalan, sekolah dasar dan lainnya akan tertunda.
Dalam APBN-P 2012 juga disetujui soal subsidi energi Rp 225 triliun dengan rincian subsidi BBM Rp 137 triliun, subsidi listrik Rp 65 triliun, dan cadangan risiko fiskal energi Rp 23 triliun. Jika tidak ada langkah penghematan, anggaran subsidi energi bisa bengkak jadi Rp 340 triliun.
(rrd/dnl)
Kuota atau jatah BBM subsidi di 2012 sebesar 40 juta kiloliter (KL) di tahun ini juga bakal melewati dan pemerintah bakal nombok.
"Kuota 40 juta KL yang ditetapkan dan subsidinya Rp 137 triliun serta subsidi listrik Rp 65 triliun ditambah cadangan fiskal Rp 24 triliun sebenarnya sudah termasuk kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Ro 6.000. dan tidak ada kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL)," ujar Menteri ESDM Jero Wacik saat memberikan keterangannya di Kantornya, Jakarta, Jumat (4/5/2012).
Lalu yang menjadi masalah ternyata harga BBM subsidi dan TDL tidak naik dua-duanya. Jika ini terjadi sudah pasti APBN tidak kuat menanggung.
"Sudah pasti tidak kuat, BBM tidak naik, TDL tidak naik, kuota tetap, ya tentu keuangan negara tidak kuat menanggung," kata Jero.
Namun, tentunya hal tersebut tetap harus dijalankan pemerintah. "Kalau tidak ada sesuatu yang dilakukan, yakni penghematan yang sangat kuat, subsidi untuk BBM dan listrik bisa jebol hingga Rp 340 triliun. Habis banyak uang negara yang tahun ini Rp 1.500 triliun hampir separuhnya untuk subsidi," jelasnya.
Kalau ini terus terjadi, maka pembangunan rumah sakit, jalan, sekolah dasar dan lainnya akan tertunda.
Dalam APBN-P 2012 juga disetujui soal subsidi energi Rp 225 triliun dengan rincian subsidi BBM Rp 137 triliun, subsidi listrik Rp 65 triliun, dan cadangan risiko fiskal energi Rp 23 triliun. Jika tidak ada langkah penghematan, anggaran subsidi energi bisa bengkak jadi Rp 340 triliun.
(rrd/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 11:10 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Indonesia Bisa Maju Seperti Korsel, Apa Kuncinya?
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











