Anggaran Dinas PNS Tiap Tahun Bengkak Gara-gara Gaji Kecil
Senin, 07/05/2012 07:20 WIB
Jakarta - Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PAN dan RB) Eko Prasojo mengatakan ada beberapa alasan anggaran dinas selalu membengkak setiap tahun. Jumlah PNS yang mencapai 4,6 juta orang bahkan terus bertambah secara langsung mendorong peningkatan anggaran dinas ini.
"Banyak persoalan yang terjadi mulai dari jumlah pegawai negeri yang banyak di tingkat pusat maupun daerah, gaji PNS yang rendah sehingga orang sering melakukan perjalan dinas, orang terdorong untuk melakukan perjalanan dinas," katanya kepada detikFinance, akhir pekan lalu.
Ia menuturkan masalah-masalah itu diperparah dengan buruknya sistem perencanaan program. Menurutnya kadang-kadang program yang direncanakan kementerian atau lembaga termasuk pemda tak sesuai yang diharapkan.
"Misalnya seharusnya perjalanan dinas itu dilakukan 2 kali perjalanan dinas tapi dilakukan sampai 5-6 kali, ini masalah kompleks. Ini masalah lama, istilahnya sebagai sumber income PNS," katanya.
Menurutnya penyalahgunaan anggaran dinas oleh PNS lebih parah sebelum adanya gerakan reformasi birokrasi. Dahulu, sistem setiap perjalanan dinas, setiap PNS dapat anggaran dengan jumlah tertentu tanpa pembuktian dokumen yang jelas. Namun, semenjak era Menteri Keuangan Sri Mulyani, sistem ini diganti, menjadi setiap perjalanan dinas oleh negara jika ada bukti perjalanan dinasnya.
Eko menambahkan bengkaknya perjalanan dinas ini juga dipicu oleh adanya fragmentasi birokrasi antara pusat dan daerah. Misalnya suatu dinas UKM, Perdagangan dan perindustrian di suatu daerah akan berkali-kali mengutus PNS-nya ke Jakarta untuk kegiatan acara kementerian perdagangan, kementerian perindustrian dan kementerian Koperasi dan UKM.
"Ini contoh fragmentasi struktur birokrasi membuat mahal biaya perjalan dinas. Memang faktor pemicunya banyak, pusat dan dan daerah misalnya dinas daerah balik berkali-kali ke Jakarta," katanya.
(hen/ang)
"Banyak persoalan yang terjadi mulai dari jumlah pegawai negeri yang banyak di tingkat pusat maupun daerah, gaji PNS yang rendah sehingga orang sering melakukan perjalan dinas, orang terdorong untuk melakukan perjalanan dinas," katanya kepada detikFinance, akhir pekan lalu.
Ia menuturkan masalah-masalah itu diperparah dengan buruknya sistem perencanaan program. Menurutnya kadang-kadang program yang direncanakan kementerian atau lembaga termasuk pemda tak sesuai yang diharapkan.
"Misalnya seharusnya perjalanan dinas itu dilakukan 2 kali perjalanan dinas tapi dilakukan sampai 5-6 kali, ini masalah kompleks. Ini masalah lama, istilahnya sebagai sumber income PNS," katanya.
Menurutnya penyalahgunaan anggaran dinas oleh PNS lebih parah sebelum adanya gerakan reformasi birokrasi. Dahulu, sistem setiap perjalanan dinas, setiap PNS dapat anggaran dengan jumlah tertentu tanpa pembuktian dokumen yang jelas. Namun, semenjak era Menteri Keuangan Sri Mulyani, sistem ini diganti, menjadi setiap perjalanan dinas oleh negara jika ada bukti perjalanan dinasnya.
Eko menambahkan bengkaknya perjalanan dinas ini juga dipicu oleh adanya fragmentasi birokrasi antara pusat dan daerah. Misalnya suatu dinas UKM, Perdagangan dan perindustrian di suatu daerah akan berkali-kali mengutus PNS-nya ke Jakarta untuk kegiatan acara kementerian perdagangan, kementerian perindustrian dan kementerian Koperasi dan UKM.
"Ini contoh fragmentasi struktur birokrasi membuat mahal biaya perjalan dinas. Memang faktor pemicunya banyak, pusat dan dan daerah misalnya dinas daerah balik berkali-kali ke Jakarta," katanya.
(hen/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Selasa, 18/06/2013 21:30 WIB
Harga BBM Naik, Lorena Siap Naikkan Tarif Bus
-
Selasa, 18/06/2013 20:50 WIB
Tunggu Antrean Izin, Lorena Undur Waktu IPO
-
Selasa, 18/06/2013 19:52 WIB
Pemerintah Akan Naikkan BBM Saat Kompensasi Siap Dilaksanakan
-
Selasa, 18/06/2013 19:30 WIB
Molor, Proyek Tol Kebon Jeruk-Ulujami Baru Rampung Habis Lebaran
-
Selasa, 18/06/2013 19:27 WIB
Awas! Parkir Sembarangan di Bandara Soekarno Hatta akan Kena Gembok
-
Selasa, 18/06/2013 07:38 WIB
Curhatan Sopir Taksi yang Pusing BBM Bakal Jadi Rp 6.500/Liter
-
Selasa, 18/06/2013 21:22 WIB
Harga BBM Naik, Lorena Siap Naikkan Tarif Bus
-
Selasa, 18/06/2013 10:18 WIB
Bandel! Fortuner Pejabat Masih Parkir Sembarangan di Bandara Soetta
-
Selasa, 18/06/2013 09:20 WIB
BBM Premium Naik, Tarif KRL Jabodetabek Turun Per 1 Juli
-
Selasa, 18/06/2013 08:42 WIB
Tarif Taksi Bogor-Jakarta Rp 150.000, KRL AC Hanya Rp 5.000
-
77 Komentar
-
75 Komentar
-
69 Komentar
-
63 Komentar
-
53 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 18/06/2013 11:55 WIB
Tumben.. Dahlan Iskan Tampil Rapi Pakai Setelan Jas
Ada yang tidak biasa dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan hari ini. hanya kemeja putih yang menempel di badannya, tapi sesuatu yang lebih formal dan rapi.
Online Trading Academy
Deskripsi Online Trading Academy. Silakan membuka http://jahex.detik.com/statik/createstatic untuk mengupdate deskripsi ini.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 18/06/2013 15:42 WIB WIB
Sanksi SPBU Tutup Jelang BBM Naik, Pertamina: Kita Bablasin Tutup Sebulan
-
Selasa, 18/06/2013 15:39 WIB WIB
Tak Ada yang Seperti RI, Cadangan Minyak Sedikit Tapi BBM Murah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











