Peremajaan Sistem Sinyal Kereta Api Butuh Dana Triliunan
Rabu, 09/05/2012 10:05 WIB
Jakarta - Sistem persinyalan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah uzur alias tua. Butuh dana triliunan rupiah untuk peremajaan sistem sinyal kereta api yang vital ini.
"Kadang ada gangguan, maklum umurnya sudah sekitar 20-30 tahun. Untuk Jabodetabek saja mungkin dibutuhkan dana sekitar Rp 2 triliun," jelas Direktur Utama KAI Ignasius Jonan seperti dikutip detikFinance, Rabu (8/5/2012).
Jonan mengatakan, untuk peremajaan sistem sinyal kereta api di Jawa dan Sumatera membutuhkan dana hingga mencapai Rp 4-5 triliun. "Persinyalan itu masih banyak yang diimpor," imbuh Jonan.
Memang ada sebagian sistem sinyal yang bisa dibuat oleh BUMN yaitu PT LEN Industri (Persero), namun belum semua kualitas bisa dibuat BUMN ini.
Sebelumnya, Vice President Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik PT KA, Ira Nevasa mengatakan, sistem persinyalan kereta api sering rusak karena umurnya tua dan mengalami gangguan, contohnya adalah yang terjadi pada jalur KRL Jakarta-Bogor. Apalagi kalau terkena petir.
"Wilayah antara Depok-Bogor merupakan wilayah yang memiliki hari guruh tertinggi di Indonesia. Di sekitar Sawangan ada daerah yang diberi nama Cipetir dan pernah tercatat di buku Guiness Book of Records sebagai tempat di dunia yang pada suatu hari tertentu paling banyak dikunjungi petir," tutur Ira .
"Sistem sinyal yang terpasang berasal dari Eropa, sudah berusia sekitar 20 tahun dan merupakan perangkat elektronik yang sangat sensitif terhadap serangan atau imbas petir," kata Ira.
Pekan lalu, gangguan sinyal mengacaukan jadwal KRL Bogor-Jakarta. Akibatnya, seratusan penumpang masih menumpuk di sejumlah stasiun sepanjang jalur dari Bogor arah Jakarta.
Menteri BUMN Dahlan Iskan juga kemarin sempat menumpang KRL di lintasan Jakarta-Bogor untuk melihat kondisi persinyalan kereta api.
(dnl/ang)
"Kadang ada gangguan, maklum umurnya sudah sekitar 20-30 tahun. Untuk Jabodetabek saja mungkin dibutuhkan dana sekitar Rp 2 triliun," jelas Direktur Utama KAI Ignasius Jonan seperti dikutip detikFinance, Rabu (8/5/2012).
Jonan mengatakan, untuk peremajaan sistem sinyal kereta api di Jawa dan Sumatera membutuhkan dana hingga mencapai Rp 4-5 triliun. "Persinyalan itu masih banyak yang diimpor," imbuh Jonan.
Memang ada sebagian sistem sinyal yang bisa dibuat oleh BUMN yaitu PT LEN Industri (Persero), namun belum semua kualitas bisa dibuat BUMN ini.
Sebelumnya, Vice President Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik PT KA, Ira Nevasa mengatakan, sistem persinyalan kereta api sering rusak karena umurnya tua dan mengalami gangguan, contohnya adalah yang terjadi pada jalur KRL Jakarta-Bogor. Apalagi kalau terkena petir.
"Wilayah antara Depok-Bogor merupakan wilayah yang memiliki hari guruh tertinggi di Indonesia. Di sekitar Sawangan ada daerah yang diberi nama Cipetir dan pernah tercatat di buku Guiness Book of Records sebagai tempat di dunia yang pada suatu hari tertentu paling banyak dikunjungi petir," tutur Ira .
"Sistem sinyal yang terpasang berasal dari Eropa, sudah berusia sekitar 20 tahun dan merupakan perangkat elektronik yang sangat sensitif terhadap serangan atau imbas petir," kata Ira.
Pekan lalu, gangguan sinyal mengacaukan jadwal KRL Bogor-Jakarta. Akibatnya, seratusan penumpang masih menumpuk di sejumlah stasiun sepanjang jalur dari Bogor arah Jakarta.
Menteri BUMN Dahlan Iskan juga kemarin sempat menumpang KRL di lintasan Jakarta-Bogor untuk melihat kondisi persinyalan kereta api.
(dnl/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 19/06/2013 10:08 WIB
Harga Emas Batangan Antam Turun 1.000/Gram
-
Rabu, 19/06/2013 10:02 WIB
Kemenkeu Sosialisasi Harga BBM Naik ke Puluhan Ibu-ibu
-
Rabu, 19/06/2013 09:56 WIB
Bos Bank Mandiri Bercita-cita Iklannya Terpampang di AS dan London
-
Rabu, 19/06/2013 09:45 WIB
Bos CIMB Malaysia: Karena AS, Kita Berada Dalam Sebuah Ketakutan
-
Rabu, 19/06/2013 09:06 WIB
Didorong Pasar Global, IHSG Naik 7 Poin
-
Rabu, 19/06/2013 08:38 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (1)
-
Rabu, 19/06/2013 07:24 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Ini Bedanya Tol di Malaysia dan di Indonesia
-
Rabu, 19/06/2013 07:44 WIB
Maskapai dengan Pertumbuhan Paling Cepat di Dunia, Wakil RI Urutan Berapa?
-
Rabu, 19/06/2013 09:33 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Bos CIMB Malaysia: Karena AS, Kita Berada Dalam Sebuah Ketakutan
-
Rabu, 19/06/2013 08:33 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Diperkirakan Lanjutkan Penguatan
-
77 Komentar
-
75 Komentar
-
70 Komentar
-
63 Komentar
-
55 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 19/06/2013 08:44 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (1)
Jadi orang kaya atau konglomerat memang punya banyak harta dan mampu memiliki segalanya. Namun, meski termasuk orang kaya, beberapa orang ini pernah mencuri sesuatu.
Online Trading Academy
Deskripsi Online Trading Academy. Silakan membuka http://jahex.detik.com/statik/createstatic untuk mengupdate deskripsi ini.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 18/06/2013 15:42 WIB WIB
Sanksi SPBU Tutup Jelang BBM Naik, Pertamina: Kita Bablasin Tutup Sebulan
-
Selasa, 18/06/2013 15:39 WIB WIB
Tak Ada yang Seperti RI, Cadangan Minyak Sedikit Tapi BBM Murah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











