detikfinance

UI, ITB & UGM 'Kecipratan' JSS, Bappenas: Ini Bukan untuk Redam Kritik

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Rabu, 09/05/2012 14:01 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/09/4/jss.jpg
Jakarta - Tiga universitas dalam negeru yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) dilibatkan dalam proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS). Apakah untuk redam politik?

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasiona (Bappenas) Dedy S. Priatna mengatakan, keputusan pemerintah mengajak 3 universitas untuk menggarap JSS bukan untuk meredam kritik kalangan akademisi.

"Ini bukan untuk meredam kritisi, supaya ini berjalan lebih baik ada sisi akademisnya, ada sisi penelitiannya untuk menjadi penyeimbang, itu konsepnya seperti. Supaya semua risiko dan dampak bisa direduksi, dampak ada, risiko negatif ada, tapi bagaimana mereduksinya," katanya di sela acara kajian Jembatan Selat Sunda di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Rabu (9/5/2012).

Secara terpisah, Wakil Rektor III UI, Muhammad Anis yang mewakili Rektor UI mengatakan kesediaan kalangan perguruan tinggi dalam hal ini tripartit, untuk bergabung dalam proses perencanaan dan pembangunan JSS lebih kepada kajian-kajian bersifat akademis. Dia juga membantah jika ada motif lain dengan keikutsertaan kalangan perguruan tinggi dalam mega proyek ini.

"Kita akademisi jadi kita lihatnya kajian-kajian yang sifatnya akademisi," tegasnya.

Proyek pengembangan kawasan strategis Jembatan Selat Sunda dilaksanakan oleh Konsorsium Pemrakarsa. Terdiri dari BUMD di Banten dan Lampung yang juga bekerjasama dengan swasta dalam hal ini Artha Graha Network termasuk di dalamnya Tomy Winata.

Pembangunannya diperkirakan memerlukan dana lebih dari Rp 120 triliun. Sebanyak Rp 100 triliun di antarannya adalah buat membangun fisik Jembatan Selat Sunda, sedangkan sisanya untuk proyek pengembangan kawasan sekitarnya baik di Banten dan Lampung.




(dnl/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA