detikfinance

Jero Wacik: Jangan Ambil Lumpur Mengandung Nikel Terus Diekspor!

Luhur Hertanto - detikfinance
Rabu, 09/05/2012 14:34 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/09/4/jeroluar.jpg Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah menetapkan peraturan Menteri ESDM No.7 Tahun 2012 tentang peningkatan nilai tambah mineral melalui kegiatan pengolahan dan pemurnian mineral. Aturan dibuat agar industri hilirisasi tambang di Indonesia berkembang.

"Jadi jangan mengambil lumpur yang di dalamnya ada nikelnya lalu langsung menaikkan ke kapal dan langsung ekspor. Harus diproses di sini dulu. Itu tujuannya," jelas Menteri ESDM Jero Wacik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/5/2012).

Dikatakan Jero, aturan menteri ini dibuat agar di 2014 nanti tidak ada lagi ekspor tambang mentah-mentah yang merugikan negara.

Pada aturan tersebut, ekspor barang tambang masih boleh dilakukan dengan syarat:


  • Clean and clear administrasinya
  • Harus menjaga lingkungannya
  • Harus menandatangani pakta integritas dalam arti berjanji bahwa akan menjaga lingkungan
  • Memperlakukan pertambangan dengan baik
  • Menandatangani pakta integritas bahwa nanti tahun 2014, kalau belum membuat smelter, maka bersedia dilarang ekspornya. Benar-benar dilarang nantinya 2014.
"Ekspor bahan tambang boleh dilakukan dengan syarat-syarat dikenakan bea keluar (BK) sebesar 20%. Saya banyak mendengarkan masukan dari pengusaha tambang, bahwa kalau 20% itu masih oke, mereka masih untung, meski untungnya berkurang sedikit. Tapi kan ini pelan-pelan akan membuat smelter," papar Jero.

Adapiun 14 bahan tambang yang kena bea keluar antara lain tembaga, emas, perak, timah, timbal, kromium, molybdenum, platinum, bauksit, biji besi, pasir besi, nikel, mangan dan Antimon.


(dnl/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut