detikfinance

Agus Marto Ogah Kasih Keringanan Impor Mobil Hybrid

Ramdhania El Hida - detikfinance
Rabu, 09/05/2012 14:31 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/09/4/AM1-luar.jpg
Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo tidak ingin memberikan insentif pajak untuk pengadaan mobil hybrid. Padalah saat ini mobil tersebut sepenuhnya masih impor sehingga membutuhkan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Agus Marto justru ingin produksi mobil yang masuk kategori ramah lingkungan dengan harga murah (low cost green car) tersebut bisa dilakukan di Indonesia.

"Kita lebih mengarah kepada bagaimana industri itu untuk memproduksi di dalam negeri bukan mengutamakan impor produk itu dan akhirnya kita harus hanya menjadi pasar produk tapi tidak membangun di dalam negeri," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (8/5/2012).

Untuk mendorong produksi mobil-mobil tersebut, Agus Marto akan memberikan insentif fiskal. Namun, dia belum menegaskan jenis penyikapan fiskal yang akan diberikannya guna mendorong adanya produksi mobil hybrid dan ramah lingkungan ini di Indonesia.

"Kalau yang kita mau perhatikan mobil hybrid yang ada antara BBM dan listrik. Kita ingin mengembangkan mobil basis energi gas dan juga mobil kategori low cost green car. Secara umum untuk dapat terwujud low cost green car dan mobil yang bisa menggunakan alternatif energi, kita akan kaji untuk berikan suatu bentuk penyikapan fiskal," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Dia menegaskan keinginan pemerintah untuk mendorong produksi mobil hybrid di Indonesia. Hanya saja bentuk insentif yang diberikan justru memberikan kemudahan impor karena berupa PPnBM.

"Mobil hybrid itu kita akan mendorong, pemerintah akan mendorong agar produksi itu di Indonesia dan kita akan berikan insentif tax duty-nya pun maupun luxury tax. Kita akan melakukan itu secepatnya," pungkasnya.



(nia/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA
    MustRead close