detikfinance

Karir PNS Ditentukan oleh Faktor Balas Dendam & Balas Jasa

Herdaru Purnomo - detikfinance
Rabu, 09/05/2012 15:30 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/09/4/PNS-New-BKN.jpg
Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta Inspektorat Jenderal (Irjen) di setiap instansi negara memantau dan mengawasi secara ketat kenaikan jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pasalnya masih banyak keluhan dari PNS yang ingin naik jabatan justru dilihat akibat balas jasa. Sedangkan yang susah naik jabatan justru karena adanya modus balas dendam.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Pengendalian Pegawai BKN Bambang Chrisnadi dalam publikasinya seperti dikutip detikFinance, Rabu (9/5/2012).

Bambang menyampaikan bahwa cara pandang Inspektur terhadap pemeriksaan aspek kelembagaan, keuangan dan Sumber Daya Manusia (SDM) perlu dirubah. Menurut Bambang, praktik pengawasan Inspektorat yang selama ini terjadi hanya lebih fokus pada keuangan dan aset saja.

Padahal menurut Bambang, aspek personal SDM juga harus ditingkatkan pengawasannya sehingga tidak terjadi penyimpangan. Lebih jauh Bambang Chrisnadi menyesalkan adanya beberapa penyimpangan di bidang SDM PNS.

"Banyaknya keluhan dari PNS dalam berkarir dari salah satu daerah misalnya, pengembangan karir berdasarkan balas jasa dan balas dendam," jelas Bambang.

Oleh sebab itu, Bambang mengharapkan para Inspektur daerah untuk turut mengawasi penegakan norma, standar dan prosedur di bidang kepegawaian.

"Sehingga situasi kondusif akan memberikan rasa aman terhadap PNS dalam berkarir," tegas Bambang

"Dalam proses politik, politisi tidak berpolitisasi terhadap PNS," imbuhnya.




(dru/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-

    How To Make Money in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut