detikfinance

Karyawan Facebook Kena Pajak Rp 36 Triliun Usai IPO

Angga Aliya - detikfinance
Jumat, 11/05/2012 08:12 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/11/6/facebookipo_610x426-200.jpg
New York - Pendiri jejaring sosial Facebook Mark Zuckerberg bukan satu-satunya akan akan terkena pajak tinggi usai penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO). Tapi para karyawannya juga.

Masing-masing karyawan yang punya saham Facebook akan kena pajak cukup tinggi, sekitar US$ 1,1 juta per orang (Rp 9,9 miliar). Rasio pajak itu sekitar 45% dari total kekayaan barunya pasca IPO.

Dengan karyawan sebanyak 3.500 orang, maka total pajak yang bisa disedot paman sam sebanyak US$ 4 miliar (Rp 36 triliun).

"Itu merupakan perhitungan jika seluruh pajaknya ditarik secara bersamaan," kata Sam Hamadeh, pendiri perusahaan riset PrivCo, dikutip dari CNN, Jumat (11/5/2012).

Perusahaan-perusahaan teknologi memang terbiasa memberikan saham kepada karyawannya meski belum masuk lantai bursa. Sehingga, karyawannya itu bisa ikut menikmati lonjakan kekayaan begitu masuk Wall Street.

Diberitakan sebelumnya, kantor pajak AS bakal dapat dana segar lewat IPO Facebook. Mark Zuckerberg, si empunya raksasa jejaring sosial itu akan kena pajak US$ 903 juta (Rp 8,13 triliun).

Total pajak yang akan dikenakan kepada Zuckerberg itu setara 85% dari total nilai saham miliknya di Facebook setelah penawaran umum saham perdana itu, yaitu US$ 1,045 miliar. Sehingga, sisa dana yang bisa ia peroleh hanya US$ 142 juta.

IPO Facebook rencananya akan digelar bulan ini, dengan target dana US$ 77-96 miliar, tergantung minat investor. Roadshow dalam rangka menarik investor sudah mulai dilakukan awal pekan ini.



(ang/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
      Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
      Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA