detikfinance

17 Hari SPBU Disegel, Karyawan Shell Masih Terus Kerja

Rista Rama Dhany - detikfinance
Jumat, 11/05/2012 09:52 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/11/1034/retail2-luar.jpg
Jakarta - Sejak 24 Maret lalu hingga sekarang lima SPBU milik Shell masih disegel Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dikarenakan masalah perizinan. Walau disegel hingga saat ini para karyawan SPBU tersebut tetap masuk kerja.

“Kami tetap masuk seperti biasa walau sudah lebih 2 minggu (tepatnya 17 hari) SPBU kami disegel Pemprov,” kata salah satu karyawan SBPU Shell Mampang-1, Jakarta Selatan, yang ditemui detikFinance, Kamis (10/5/2012) malam.

Dikatakan karyawan tersebut, sistem kerja tetap berlaku dan mereka tetap digaji seperti biasa walau sama sekali tidak melayani pelanggan.

“Kami tetap digaji, sistem kerja kami tetap sama, sehari waktu kerjanya tetap 8 jam, ganti-gantian dan tiap ship kerja ada dua orang karyawan yang bertugas,” ujarnya.

Dikatakan karyawan tersebut, semua karyawan SPBU Shell yang disegel tersebut tetap optimis, masalah yang sedang mendera tempat dia bekerja akan cepat selesai.

“Ini hanya masalah perizinan saja, bos juga sudah bilang tetap tenang, santai saja, sebentar lagi selesai dan tetap digaji dan yang penting tidak ada pemecatan,”tukas karyawan tersebut.

Seperti diketahui, sejak 24 Maret lalu 5 (lima) SPBU milik Shell di Jakarta disegel akibat masalah perpanjangan izin. Kelima SPBUtersebut diantaranya, Shell Mampang-1 (Jakarta Selatan), Shell Kyai Tapa-1 (Jakarta Barat), Shell Gatot Subroto (Jakarta Timur), Shell S. Parman-1 (Jakarta Barat) danShell Suprapto.



(rrd/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut