Kena Pajak Tinggi, Orang Kaya Prancis 'Kabur' ke London
Sabtu, 12/05/2012 15:10 WIB
Foto: Reuters
London - Wilayah perumahan elit London mulai banyak peminat baru. Orang-orang kaya Prancis berencana pindah ke tempat tersebut karena takut akan pajak yang makin tinggi di negara asalnya.
Presiden Prancis yang baru terpilih Francois Hollande berencana menetapkan pajak sebanyak 75% bagi orang-orang kaya berpenghasilan di atas 1 miliar euro atau setara Rp 11,7 miliar per tahun. Rasionya melonjak tinggi dari pajak saat ini sebanyak 41%.
Biro dan konsultan properti elit di Inggris, Knight Frank, mengatakan adanya lonjakan 19% dari penjualan properti online yang diakses dari Prancis untuk rumah-rumah di seputaran London pada triwulan pertama tahun ini.
"Mungkin terlalu dini jika mengaitkan dengan pajak orang kaya Prancis dengan larisnya properti tersebut, tapi memang ada bukti nyata dari hasil statistik kami," kata Liam Bailey, kepala riset global Knight Frank dikutip dari Reuters, Sabtu (12/5/2012).
Langkah Hollande itu bertolak belakang dengan rencana presiden sebelumnya, Nicolas Sarkozy, yang justru akan memberikan dividen dari pajak penghasilan dan untuk pajak perusahaan hanya dikenakan sebesar 15%.
Data Knight Frank menunjukkan, lokasi-lokasi yang dibeli oleh orang-orang Prancis baru-baru ini adalah perumahan elit di tengah-tengah London. Beberapa memanfaatkan melemahnya harga perumahan sejak tahun lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, presiden baru Perancis sudah terpilih. Francois Hollande berhasil menumbangkan 10 tahun kepemimpinan Nicolas Sarkozy. Saat kampanye masih berlangsung, warga Perancis menanggapi dengan berbagai reaksi. Ada yang berharap, ada juga yang ketakutan.
Kalangan kaya raya takut pajak semakin tinggi, sementara kalangan kurang berada takut lapangan pekerjaan dan tunjangan berkurang. Beberapa kalangan kaya sudah memilih untuk pergi dari kampung halamannya.
(ang/nia)
Presiden Prancis yang baru terpilih Francois Hollande berencana menetapkan pajak sebanyak 75% bagi orang-orang kaya berpenghasilan di atas 1 miliar euro atau setara Rp 11,7 miliar per tahun. Rasionya melonjak tinggi dari pajak saat ini sebanyak 41%.
Biro dan konsultan properti elit di Inggris, Knight Frank, mengatakan adanya lonjakan 19% dari penjualan properti online yang diakses dari Prancis untuk rumah-rumah di seputaran London pada triwulan pertama tahun ini.
"Mungkin terlalu dini jika mengaitkan dengan pajak orang kaya Prancis dengan larisnya properti tersebut, tapi memang ada bukti nyata dari hasil statistik kami," kata Liam Bailey, kepala riset global Knight Frank dikutip dari Reuters, Sabtu (12/5/2012).
Langkah Hollande itu bertolak belakang dengan rencana presiden sebelumnya, Nicolas Sarkozy, yang justru akan memberikan dividen dari pajak penghasilan dan untuk pajak perusahaan hanya dikenakan sebesar 15%.
Data Knight Frank menunjukkan, lokasi-lokasi yang dibeli oleh orang-orang Prancis baru-baru ini adalah perumahan elit di tengah-tengah London. Beberapa memanfaatkan melemahnya harga perumahan sejak tahun lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, presiden baru Perancis sudah terpilih. Francois Hollande berhasil menumbangkan 10 tahun kepemimpinan Nicolas Sarkozy. Saat kampanye masih berlangsung, warga Perancis menanggapi dengan berbagai reaksi. Ada yang berharap, ada juga yang ketakutan.
Kalangan kaya raya takut pajak semakin tinggi, sementara kalangan kurang berada takut lapangan pekerjaan dan tunjangan berkurang. Beberapa kalangan kaya sudah memilih untuk pergi dari kampung halamannya.
(ang/nia)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 19/06/2013 20:04 WIB
Anggaran Jebol, Thailand Tak Kuat Lagi Beli Beras Petani Lebih Mahal
-
Rabu, 19/06/2013 19:20 WIB
Akhir Pekan Ini Jokowi Buka Pameran Monorel Gratis di Monas
-
Rabu, 19/06/2013 18:52 WIB
Bangun Parkir Bawah Tanah di Monas, Ahok Suntik Rp 1 Triliun ke BUMD
-
Rabu, 19/06/2013 18:45 WIB
Ahok: Tak Mudah Urai Macet, Ps. Minggu dan Tanah Abang Semrawut
-
Rabu, 19/06/2013 18:32 WIB
43 BUMN Rebutan Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Rabu, 19/06/2013 20:04 WIB
Anggaran Jebol, Thailand Tak Kuat Lagi Beli Beras Petani Lebih Mahal
-
Rabu, 19/06/2013 19:03 WIB
Akhir Pekan Ini Jokowi Buka Pameran Monorel Gratis di Monas
-
Rabu, 19/06/2013 18:52 WIB
Bangun Parkir Bawah Tanah di Monas, Ahok Suntik Rp 1 Triliun ke BUMD
-
Rabu, 19/06/2013 18:45 WIB
Ahok: Tak Mudah Urai Macet, Ps. Minggu dan Tanah Abang Semrawut
-
Rabu, 19/06/2013 18:24 WIB
43 BUMN Rebutan Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
70 Komentar
-
64 Komentar
-
56 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 19/06/2013 12:28 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (2)
Jadi orang kaya atau konglomerat memang punya banyak harta dan mampu memiliki segalanya. Namun, beberapa orang kaya ini pernah mencuri sesuatu dan menjadi pengutil.
200 USD
Rp 275.000,-
Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?
Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal?
JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
BUKTIKAN SENDIRI!
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:38 WIB WIB
ANTV Dijual ke Hary Tanoe, Grup Bakrie: Itu Cuma Gosip
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_6.gif)








