Rencana Pembangunan Pabrik Baru KS Mundur ke Semester I-2012
Selasa, 15/05/2012 12:22 WIB
ilustrasi
Jakarta - Rencana pembangunan pabrik baru milik PT Krakatau Steel (KS) Tbk akan direalisasikan semester I-2012. Padahal perseroan awalnya menargetkan pembangunan pabrik bijih besi dengan sistem tanur tinggi (blast furnace) ditargetkan dimulai triwulan III-2011
"Dikontrak kan, 36 bulan. Tapi, kita ingin lebih cepat agar manfaatnya bisa dirasakan. Semester satu ini kita harapkan sudah bisa dimulai," kata Direktur Utama PT Krakatau Steel (KS) Fazwar Bujang di Hotel Gran Melia, Jakarta, Selasa (15/5/2012)
Fazwar mengatakan pabrik blast furnace ini akan memiliki kapasitas 1,2 juta ton bijih besi. Bahkan jika dimaksimalkan, kapasitasnya bisa mencapai 1,4 juta ton.
"Sekitar mencapai US$ 530 juta. Itu yang ada di kontrak dengan bank-bank yang menyalurkan pinjaman kredit. Sisanya tentu kita dari dana internal KS, dan dari penjualan IPO juga," katanya.
Ia menuturkan pabrik blast furnace diharapkan bisa berfungsi untuk peningkatan produksi komoditas bijih besi lokal untuk kebutuhan dalam negeri yang terus meningkat. Diharapkan bisa mengoptimalkan bahan baku lokal seperi bijih besi sehingga nantinya bisa meningkatkan margin KS.
Dalam keterangan KS, sebelumnya pabrik yang akan dibangun ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukungnya termasuk sintering plant, coke oven plant, iron ore material handling system, hot metal handling dan lain-lain.
Awalnya perseroan merencanakan pabrik tersebut dimulai triwulan III-2011 dan diperkirakan rampung pada triwulan I-2014. Bahan bakar pabrik tersebut utamanya adalah batubara.
Pabrik baru yang berlokasi di Cilegon itu nantinya akan melengkapi pabrik besi yang sudah ada yaitu direct reduction yang selama ini berbahan bakar gas.
KS akan mendapatkan beberapa keuntungan dari pabrik barunya itu, antara lain biaya produksi yang lebih rendah atas konsumsi listrik yang minim. Selain itu, proporsi pemakaian scrap yang lebih kecil dan fleksibilitas penggunaan bahan baku.
(hen/dnl)
"Dikontrak kan, 36 bulan. Tapi, kita ingin lebih cepat agar manfaatnya bisa dirasakan. Semester satu ini kita harapkan sudah bisa dimulai," kata Direktur Utama PT Krakatau Steel (KS) Fazwar Bujang di Hotel Gran Melia, Jakarta, Selasa (15/5/2012)
Fazwar mengatakan pabrik blast furnace ini akan memiliki kapasitas 1,2 juta ton bijih besi. Bahkan jika dimaksimalkan, kapasitasnya bisa mencapai 1,4 juta ton.
"Sekitar mencapai US$ 530 juta. Itu yang ada di kontrak dengan bank-bank yang menyalurkan pinjaman kredit. Sisanya tentu kita dari dana internal KS, dan dari penjualan IPO juga," katanya.
Ia menuturkan pabrik blast furnace diharapkan bisa berfungsi untuk peningkatan produksi komoditas bijih besi lokal untuk kebutuhan dalam negeri yang terus meningkat. Diharapkan bisa mengoptimalkan bahan baku lokal seperi bijih besi sehingga nantinya bisa meningkatkan margin KS.
Dalam keterangan KS, sebelumnya pabrik yang akan dibangun ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukungnya termasuk sintering plant, coke oven plant, iron ore material handling system, hot metal handling dan lain-lain.
Awalnya perseroan merencanakan pabrik tersebut dimulai triwulan III-2011 dan diperkirakan rampung pada triwulan I-2014. Bahan bakar pabrik tersebut utamanya adalah batubara.
Pabrik baru yang berlokasi di Cilegon itu nantinya akan melengkapi pabrik besi yang sudah ada yaitu direct reduction yang selama ini berbahan bakar gas.
KS akan mendapatkan beberapa keuntungan dari pabrik barunya itu, antara lain biaya produksi yang lebih rendah atas konsumsi listrik yang minim. Selain itu, proporsi pemakaian scrap yang lebih kecil dan fleksibilitas penggunaan bahan baku.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 21:20 WIB
RI Bergantung Minyak Impor, MS Hidayat: Importir Makin Besar Untungnya
-
Rabu, 22/05/2013 19:10 WIB
Ekspansi Intraco Penta di Kalimantan
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 18:39 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 12:56 WIB
Bos Majalah Porno Beli Rumah Rp 48 Miliar, Kado Untuk Istri Baru
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 15:14 WIB
Perusahaan Taksi Ini Jual Mobil Bekas Rp 7,5 Juta
-
38 Komentar
-
25 Komentar
-
24 Komentar
-
22 Komentar
-
19 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
Pengusaha tambang raksasa Gina Rinehart telah kehilangan kekayaan AUD 7 miliar (US$ 6,8 miliar) atau sekitar Rp 64 triliun tahun lalu. Meski begitu, Rinehart tetap jadi orang terkaya di Australia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:01 WIB WIB
Perbanas Ungkap Alasan Soal Gencarnya Bank Singapura Akuisisi Bank Lokal
-
Rabu, 22/05/2013 15:46 WIB WIB
Sudah Terpasang AC, Harga Tiket Kereta Jarak Jauh Kelas 3 Naik 175%
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







