detikfinance

Di Balik Ide James Riady Bikin Bisnis Pemakaman Mewah

Ramdhania El Hida - detikfinance
Selasa, 15/05/2012 16:06 WIB
Halaman 1 dari 2
//images.detik.com/content/2012/05/15/4/JamesRiady-dalam.jpg Foto: dok.detikFinance
Jakarta -Pengusaha kaya pemilik Lippo Group James Riady bakal terus melebarkan bisnis pemakaman mewahnya yaitu San Diego Hills ke kota-kota besar lain. Apa alasan James mengembangkan bisnis ini?

James mengatakan, tren kehidupan masyarakat Indonesia bakal terus meningkat, begitu juga dengan tren kemarin. Ini yang menyebabkan James terus mengembangkan bisnis properti termasuk pemakaman mewah.

"Bagian dari pengembangan masyarakat kita terus berkembang dan otomatis gaya hidup berubah. Dulu waktu Indonesia 10 tahun lalu, yang masyarakat kita inginkan lain dibandingkan sekarang, dulu kalau ngantre setengah jam oke, tapi kalau sekarang orang ngantre setengah jam bisa marah, nunggu bikin KTP juga nggak mau lama-lama, jadi sama halnya mengenai pemakaman," ujar James di kantor Bappenas, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (15/5/2012).

James menilai saat ini pemakaman tidak boleh hanya menjadi tempat yang sedih bagi pihak keluarga. Untuk itu, pemakaman perlu mempunyai fasilitas-fasilitas lain.

"Kematian membawa kesedihan tetapi pemakaman zaman sekarang itu sebagian besar itu tidak mengurangi kesedihan tapi menambah kesedihan dengan tidak adanya fasilitas, dengan tidak nyaman. Jadi diharapkan, yang akan datang itu fasilitas pemakaman itu bukan sekadar fasilitas pemakaman tapi tempat yang memberi hormat bagi orang yang meninggal," ujarnya.

Melihat tren ini, James mengakui akan terus melakukan ekspansi pembuatan makam mewah di kota-kota besar, seperti Medan dan Surabaya.

"Saya kira banyak yang saat ini memikirkan ke sana (ekspansi di kota-kota besar)," tandasnya.Next

Halaman 12
(nia/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut