detikfinance

Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik

Rista Rama Dhany - detikfinance
Senin, 21/05/2012 20:05 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/21/1034/modar-luar.jpg
Jakarta -Perhatian pemerintah pusat terhadap daerah-daerah perbatasan sangat minim. Daerah perbatasan di Kalimantan terpaksa mengeluarkan uang sendiri untuk membuat pembangkit listrik tenaga surya sendiri.

"Listrik di daerah perbatasan antara Kalimantan-Malaysia sudah banyak yang teraliri listrik, tetapi bukan dari PLN. Di sana kita menggunakan pembangkit listrik tenaga surya yang berasal dari kocek sendiri bukan dari PLN," ungkap Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Farid Wadjdy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/5/2012).

Menurut Farid, kalau masyarakat di daerah perbatasan Kalimantan Timur mengharapkan listrik dari PLN, dia yakin sampai kiamat hal tersebut tidak bakal terjadi. "Kalau harapkan PLN, sampai kiamat tidak bakal teraliri listrik," tegasnya.

Sebelumnya, dia mengungkapkan, ada 5 kecamatan di Kalimantan Timur di daerah perbatasan antara Indonesia-Malaysia, seperti Kecamatan Kerayan, Kecamatan Kerayan Selatan, Kecamatan Kayan Hulu, Kayan Hilir, dan Kayan Selatan.

"Sejak Indonesia merdeka atau selama 67 tahun, masyarakat di 5 kecamatan tersebut tidak pernah menikmati namanya BBM subsidi, malah bisa menikmati BBM berasal dari Malaysia dengan harga Rp 15.000-Rp 20.000 per liter," tandasnya.

(rrd/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut