detikfinance

Jepang dan AS Penggemar Kopi Made in Indonesia

Zulfi Suhendra - detikfinance
Rabu, 23/05/2012 19:18 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/23/4/Kopi-Reuters-luar.jpg
Jakarta - Jepang dan Amerika Serikat (AS) adalah dua negara yang paling menggermari kopi lokal. Keduanya sepanjang tahun 2011 tercatat telah mengimpor kopi Indonesia sebanyak 100,11 ribu ton dengan nilai transaksi mencapai US$ 413,1 juta.

Data Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) menunjukkan, Jepang telah mengimpor 55 ribu ton kopi lokal senilai US$ 161,101 juta. Sementara AS mencatat volume impor kopi 45.118 ton senilai US$ 252,001 juta.

Wakil Ketua Umum Bidang Bina Tani Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia, Salmi Saleh mengatakan, nilai transaksi AS memang lebih tinggi meski volumenya jauh lebih rendah. AS mampu menghargai kopi Indonesia jauh lebih mahal yaitu US$ 52 per pon.

Sepanjang 2011 tercatat volume ekspor ke kedua negara turun dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan catatan AEKI, tahun 2010 volume eskpor kopi ke Jepang berada di angka 58.477 ton. Sedangkan volume ekspor kopi ke AS mencapai 58.736 ton.

Untuk keseluruhan ekspor, Salmi mengungkapkan Indonesia telah mencatatkan sejarah dengan pencapaian ekspor menembus angka US$ 1 miliar lebih. "Belum pernah terjadi ekspor 2011 mencapai angka 1 M," terangnya.

Tahun ini, pelaku industri kopi mengharapkan pertumbuhan nilai ekspor kembali terjadi. Pertumbuhan ekspor ditargetkan menembus angka US$ 1,2 miliar.

Saat ini, data mencatat produksi kopi Indonesia mencapai 700 ribu ton per tahun, mencakup 140 ribu ton untuk Kopi Arabika dan 560 untuk Kopi Robusta. "Tahun ini ditargetkan produksi mencapai 900 ribu ton, 180 ribu ton untuk Arabika, sisanya Robusta," tutupnya.




(zul/wep)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
      Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
      Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA