Tanri Abeng Si 'Manajer Rp 1 Miliar' Memulai Bisnis dari Jualan Pisang
Kamis, 24/05/2012 10:59 WIB
Jakarta - Pengusaha Tanri Abeng mengaku pernah mengalami masa-masa sulit semenjak kecil. Tanri yang sempat dijuluki sebagai 'manajer Rp 1 miliar' telah menanamkan perilaku kewirausahaan sejak masih umur 6 tahun.
"Saya karena terpaksa sejak umur 6 tahun sudah punya prilaku entrepreneurship," ungkap Tanri saat menjadi pembicara di acara Seminar Kewirausahaan di Highscope Indonesia, Jakarta, Kamis (24/5/12).
Berasal dari keluarga yang kurang berkecukupan, Tanri harus membanting tulang untuk menopang kebutuhannya sehari-hari. "Karena keluarga saya begitu miskin, seminggu saya jualan 1 sisir pisang cukup untuk jajan saya 1 minggu," tambahnya.
Selain itu, berlanjut ke masa SMA, jiwa kewirausahaan mantan Menteri BUMN ini makin menjadi. "Saya masuk sekolah menengah saya sudah mengetik sendiri dari sekolah saya stensil langsung saya jual," terangnya.
"Proses saya memang profesional tapi perilakunya entrepreneur," imbuhnya.
Tanri Abeng lahir di Selayar, Propinsi Sulawesi Selatan tanggal 7 Maret 1942, dari sebuah keluarga miskin. Ia belajar dengan keras, sambil juga mencari uang untuk menopang kebutuhan sehari-harinya.
Sikap tidak mau menyerahnya terhadap keadaan terbukti membuahkan hasil. Ia terpilih sebagai peserta program pertukaran pelajar American Field Service. Kemudian ia meneruskan kuliah di Universitas Hasanudin. Ketika jadi mahasiswa Tanri memperoleh beasiswa untuk mengambil Master of Business Administration dari State University, New York.
Selulus MBA, dimulai dari management trainee di Amerika Serikat, Tanri dalam waktu singkat pada usia 29 tahun sudah menduduki jabatan direktur keuangan dan Corporate Secretary di perusahaan multinasional tersebut.
Tahun 1979 Tanri pindah, menjadi Chief Executive Officer di Multi Bintang dan berhasil mengangkat perusahaan multinasional ini menjadi bintang pasar minuman di Indonesia.
Tahun 1991 Tanri mencari tantangan baru dengan menjadi CEO di Bakrie Brothers, namun tetap diminta menjadi Non executive chairman di Multi Bintang. Di Bakrie ia juga melakukan turn around dengan melakukan restrukturisasi, profitisasi, dan akhirnya menjadi perusahaan publik.
Sementara itu, ia juga memegang banyak posisi senior non eksekutif di banyak organisasi kepemerintahan dan LSM seperti Komisi Pendidikan Nasional, Badan Promosi Pariwisata, Dana Mitra Lingkungan, Asosiasi Indonesia Imggris, Institut Asia-Australia, Yayasan Mitra Mandiri, dan sebagainya.
Terakhir, ia dipercaya menjadi Menteri Negara Pendayagunaan BUMN dari 25 Mei sampai dengan 13 Oktober 1999. Saat ini Tanri lebih memilih fokus di dunia pendidikan, ditandai dengan dibangunnya Universitas bernama Tanri Abeng University.
(zul/hen)
"Saya karena terpaksa sejak umur 6 tahun sudah punya prilaku entrepreneurship," ungkap Tanri saat menjadi pembicara di acara Seminar Kewirausahaan di Highscope Indonesia, Jakarta, Kamis (24/5/12).
Berasal dari keluarga yang kurang berkecukupan, Tanri harus membanting tulang untuk menopang kebutuhannya sehari-hari. "Karena keluarga saya begitu miskin, seminggu saya jualan 1 sisir pisang cukup untuk jajan saya 1 minggu," tambahnya.
Selain itu, berlanjut ke masa SMA, jiwa kewirausahaan mantan Menteri BUMN ini makin menjadi. "Saya masuk sekolah menengah saya sudah mengetik sendiri dari sekolah saya stensil langsung saya jual," terangnya.
"Proses saya memang profesional tapi perilakunya entrepreneur," imbuhnya.
Tanri Abeng lahir di Selayar, Propinsi Sulawesi Selatan tanggal 7 Maret 1942, dari sebuah keluarga miskin. Ia belajar dengan keras, sambil juga mencari uang untuk menopang kebutuhan sehari-harinya.
Sikap tidak mau menyerahnya terhadap keadaan terbukti membuahkan hasil. Ia terpilih sebagai peserta program pertukaran pelajar American Field Service. Kemudian ia meneruskan kuliah di Universitas Hasanudin. Ketika jadi mahasiswa Tanri memperoleh beasiswa untuk mengambil Master of Business Administration dari State University, New York.
Selulus MBA, dimulai dari management trainee di Amerika Serikat, Tanri dalam waktu singkat pada usia 29 tahun sudah menduduki jabatan direktur keuangan dan Corporate Secretary di perusahaan multinasional tersebut.
Tahun 1979 Tanri pindah, menjadi Chief Executive Officer di Multi Bintang dan berhasil mengangkat perusahaan multinasional ini menjadi bintang pasar minuman di Indonesia.
Tahun 1991 Tanri mencari tantangan baru dengan menjadi CEO di Bakrie Brothers, namun tetap diminta menjadi Non executive chairman di Multi Bintang. Di Bakrie ia juga melakukan turn around dengan melakukan restrukturisasi, profitisasi, dan akhirnya menjadi perusahaan publik.
Sementara itu, ia juga memegang banyak posisi senior non eksekutif di banyak organisasi kepemerintahan dan LSM seperti Komisi Pendidikan Nasional, Badan Promosi Pariwisata, Dana Mitra Lingkungan, Asosiasi Indonesia Imggris, Institut Asia-Australia, Yayasan Mitra Mandiri, dan sebagainya.
Terakhir, ia dipercaya menjadi Menteri Negara Pendayagunaan BUMN dari 25 Mei sampai dengan 13 Oktober 1999. Saat ini Tanri lebih memilih fokus di dunia pendidikan, ditandai dengan dibangunnya Universitas bernama Tanri Abeng University.
(zul/hen)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Minggu, 26/05/2013 12:43 WIB
Alasan Bank Mandiri Ingin Ekspansi ke Luar Negeri
-
Minggu, 26/05/2013 11:34 WIB
Bank Mandiri Luncurkan Alat Pembayaran Canggih, Gelang e-Money
-
Minggu, 26/05/2013 11:22 WIB
Gaet Nasabah Baru, Bank Syariah Bukopin Buka Kantor Cabang di BSD
-
Minggu, 26/05/2013 10:45 WIB
Lewat Rekening Ponsel CIMB Niaga, Tarik Tunai di ATM Bisa Tanpa Kartu
-
Minggu, 26/05/2013 10:17 WIB
Saingi 7 Eleven, Indomaret Mulai Perkenalkan Tempat Khusus Kongkow
-
Minggu, 26/05/2013 11:34 WIB
Bank Mandiri Luncurkan Alat Pembayaran Canggih, Gelang e-Money
-
Minggu, 26/05/2013 10:13 WIB
Saingi 7 Eleven, Indomaret Mulai Perkenalkan Tempat Khusus Kongkow
-
Minggu, 26/05/2013 10:42 WIB
Lewat Rekening Ponsel CIMB Niaga, Tarik Tunai di ATM Bisa Tanpa Kartu
-
Minggu, 26/05/2013 11:22 WIB
Gaet Nasabah Baru, Bank Syariah Bukopin Buka Kantor Cabang di BSD
-
Minggu, 26/05/2013 12:40 WIB
Alasan Bank Mandiri Ingin Ekspansi ke Luar Negeri
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
22 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











