Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Jakarta - Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI. Semasa muda dulu, Chris belum memiliki pikiran untuk bisa sukses menjadi pengusaha seperti sekarang ini.
"Saya cita-cita jadi tentara tapi nggak boleh sama ibu saya, Saya kan anak pertama jadi kalau ada apa-apa saya minta izin ibu saya. Saya nggak boleh jadi tentara," papar Chris kepada wartawan di sela-sela acara Seminar Kewirausahaan di Highscope Indonesia, Jumat (24/5/12).
Chris memutuskan untuk menjadi pengusaha agar tidak bergantung atau terikat dengan orang lain. Pasca lulus menjadi sarjana, Chris mengaku pernah bekerja sebagai supplier dan kontraktor.
"Karena saya sudah dididik independent jadi saya nggak mau kerja sama orang, ya jadilah pengusaha. Mulai lah dulu usaha yang nggak pake duit seperti supplier, kontraktor," ungkapnya.
Chris mengaku tidak mengenyam bangku pendidikan sampai S2 atau S3 seperti kebanyakan pengusaha atau pejabat sukses lainnya. Yang terpenting untuk menjadi seorang wirausahawan menurut Chris ialah kemauan yang keras, inovasi dan kreativitas yang tinggi.
"Kita S1 aja, IQ kita pas-pas an. Untuk jadi pengusaha itu harus bener-bener bagus dalam bidangnya, soalnya itu tergantung dari dia nya, inovasinya, determinasinya, kreasinya. Dia memang harus jauh lebih siap dan lebih lengkap," imbuhnya.
Lebih jauh lagi, Chris mengungkapkan saat ini semua profesi adalah sama. Menjadi pengusaha ataupun pegawai negeri sipil memiliki kedudukan yang sama. "Semua profesi itu sama terhormatnya, sama pentingnya, tapi you must be good in that," terangnya.
Chris saat ini menjabat sebagai anggota Komite Ekonomi Nasional dan juga pernah menjabat sebagai Vice President Apindo, dan juga pernah menjabat Wakil Ketua Kadin 1994-2010. Chris juga pernah menjadi Komisaris di PT Indosat Tbk dan Presiden Direktur Sigma Sembada Group.
(zul/hen)
"Saya cita-cita jadi tentara tapi nggak boleh sama ibu saya, Saya kan anak pertama jadi kalau ada apa-apa saya minta izin ibu saya. Saya nggak boleh jadi tentara," papar Chris kepada wartawan di sela-sela acara Seminar Kewirausahaan di Highscope Indonesia, Jumat (24/5/12).
Chris memutuskan untuk menjadi pengusaha agar tidak bergantung atau terikat dengan orang lain. Pasca lulus menjadi sarjana, Chris mengaku pernah bekerja sebagai supplier dan kontraktor.
"Karena saya sudah dididik independent jadi saya nggak mau kerja sama orang, ya jadilah pengusaha. Mulai lah dulu usaha yang nggak pake duit seperti supplier, kontraktor," ungkapnya.
Chris mengaku tidak mengenyam bangku pendidikan sampai S2 atau S3 seperti kebanyakan pengusaha atau pejabat sukses lainnya. Yang terpenting untuk menjadi seorang wirausahawan menurut Chris ialah kemauan yang keras, inovasi dan kreativitas yang tinggi.
"Kita S1 aja, IQ kita pas-pas an. Untuk jadi pengusaha itu harus bener-bener bagus dalam bidangnya, soalnya itu tergantung dari dia nya, inovasinya, determinasinya, kreasinya. Dia memang harus jauh lebih siap dan lebih lengkap," imbuhnya.
Lebih jauh lagi, Chris mengungkapkan saat ini semua profesi adalah sama. Menjadi pengusaha ataupun pegawai negeri sipil memiliki kedudukan yang sama. "Semua profesi itu sama terhormatnya, sama pentingnya, tapi you must be good in that," terangnya.
Chris saat ini menjabat sebagai anggota Komite Ekonomi Nasional dan juga pernah menjabat sebagai Vice President Apindo, dan juga pernah menjabat Wakil Ketua Kadin 1994-2010. Chris juga pernah menjadi Komisaris di PT Indosat Tbk dan Presiden Direktur Sigma Sembada Group.
(zul/hen)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Minggu, 19/05/2013 12:01 WIB
Hari Libur, Dahlan Iskan Berkumpul Bersama Bos-bos BUMN
-
Minggu, 19/05/2013 11:45 WIB
Dalam 6 Bulan Harga Satu Ruko Mewah di BSD Naik Rp 3 Miliar Lebih
-
Minggu, 19/05/2013 10:49 WIB
Batik Air Resmi Buka Penerbangan Jakarta-Bali
-
Minggu, 19/05/2013 10:32 WIB
PLN Bangun 2 Pembangkit Listrik Mikro Hidro di Tepi Danau Toba
-
Sabtu, 18/05/2013 17:35 WIB
Harga BBM Belum Naik, Harga Asbes, Cat, dan Pipa Sudah Naik
-
Minggu, 19/05/2013 10:49 WIB
Batik Air Resmi Buka Penerbangan Jakarta-Bali
-
Minggu, 19/05/2013 11:42 WIB
Dalam 6 Bulan Harga Satu Ruko Mewah di BSD Naik Rp 3 Miliar Lebih
-
Minggu, 19/05/2013 10:32 WIB
PLN Bangun 2 Pembangkit Listrik Mikro Hidro di Tepi Danau Toba
-
Sabtu, 18/05/2013 15:55 WIB
Gita Wirjawan: Jangan Sampai 20 Tahun Lagi Kita Masih Beli HP China
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
68 Komentar
-
65 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 18/05/2013 11:27 WIB
Pagi-pagi, Gita Wirjawan Beri Kuliah Mahasiswa dan Alumni IPB di Hotel Hyatt
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di pagi in imemberi kuliah umum kepada mahasiswa dan alumni program pasca sarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:44 WIB WIB
Cerita Gita Wirjawan Temui Hillary Clinton Karena Sawit RI Ditolak AS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








