detikfinance

Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!

Zulfi Suhendra - detikfinance
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/24/4/193920_tanriluar.jpg
Jakarta - Mantan Menteri Pemberdayaan BUMN Tanri Abeng yang juga pengusaha mengelak soal julukan manajer Rp 1 Miliar yang terlanjur melekat pada dirinya. Menurutnya julukan tersebut tidak tepat dialamatkan pada dirinya.

"Wah itu tidak tepat," katanya kepada detikFinance, Rabu (24/5/2012)

Meski mengelak mendapat julukan manajer Rp 1 miliar, Tanri mengakui cikal bakal kenapa ia sempat dijuluki demikian. Menurut Tanri, pada saat itu ia memegang manajemen 3 perusahaan yakni sebagai CEO Multi Bintang, menjadi CEO Bakrie & Brothers, dan B.A.T Indonesia.

"Itu karena saya memimpin 3 perusahaan pada saat bersamaan," ungkap Tanri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setelah lulus dari Universitas Hasanudin, Tanri Abeng melanjutkan studi ke Graduate School of Business Administration, di Universitas New York, Amerika Serikat hingga mendapatkan gelar MBA.

Tanri kemudian melanjutkan program management training Union carbide Amerika serikat. Setelah selesai, ia ditempatkan di Jakarta sebagai Manager Keuangan perusahaan tersebut (1969-1979).

Kemudian ia menjadi Direktur PT Union-Carbide Indonesia. Selain itu, ia juga menjadi Direktur Agrocarb Indonesia, Direktur Karmi Arafura Fisheries (1971-1976) dan pada tahun 1977-1979, ia merangkap sebagai manager pemasaran Union Carbide Singapura.

Pada 1979, Tanri Abeng pindah ke perusahaan produsen bir Belanda yaitu Heineken, PT Perusahaan Bir Indonesia. Kemudian ia menjadi CEO, lalu ia mengubah PT Perusahaan Bir Indonesia menjadi Multi Bintang Indonesia.

Pada tahun 1991 Tanri Abeng mundur sebagai CEO Multi Bintang dan pindah ke Bakrie & Brothers. Tanri Abeng menjadi CEO Bakrie & Brothers, tetapi ia juga merangkap sebagai ketua non-eksekutif Multi Bintang Indonesia.

Selain sebagai Presiden Direktur di Bakrie & brothers, ia juga merangkap jabatan sebagai Direktur di Asia Pacific Brewery, Singapura (1981-1991), Direktur Bata Indonesia (1993-1998), Ketua B.A.T Indonesia (1995-1998) dan Mitratel Indonesia (1994-1998).


(hen/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy

    Deskripsi Online Trading Academy. Silakan membuka http://jahex.detik.com/statik/createstatic untuk mengupdate deskripsi ini.

    REGISTRASI OTA