Gara-gara BBM Subsidi, Warga Kalimantan Tutup Jalur Kapal
Minggu, 27/05/2012 11:41 WIB
Jakarta - Ancaman warga Kalimantan ternyata benar dilakukan yakni memblokade jalur perairan Sungai Barito, Kalimantan Selatan untuk menghadang pengiriman kapal-kapal pengangkut batubara yang sejatinya akan dikirim keluar pulau khususnya Jawa.
Blokade jalur pengiriman tersebut dikarenakan tuntutan warga masyarakat Kalimantan yang diwakili para Gubernur/Kepala Daerah di Kalimantan untuk mendapatkan tambahan kuota BBM subsidi, jika ini tidak dilakukan maka dalam 3 bulan lagi BBM subsidi di Kalimantan habis.
Seperti diungkapkan Ketua DPD Himpunan Wirausaha Pengusaha Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalimantan, Addy Haeruddin pada Sabtu (26/5/2012) warga masyarakat Kalimantan khususnya Kalimantan selatan turun ke sungai memblokir kapal-kapal pengangkut batubara.
"Sabtu kemarin,seharian penuh terjadi pemblokiran Sungai Barito sehingga kapal pengangkut batubara tidak ada yang bisa lewat," kata Addy kepada detikFinance, Minggu (27/5/2012).
Diungkapkannya, berbagai elemen masyarakat Kalimantan Selatan, dari warga, mahasiswa, LSM dan. Lainnya turun ke sungai dengan ratusan perahu air jenis klotok dan blokir jalur sungai.
"Ratusan perahu klotok yang berisi berbagai elemen masyarakat turun ke tengah sungai dan menghadang kapal tongkang pengangkut batubara," ujarnya.
Praktis akibat pemblokiran tersebut tidak ada satupun kapal tongkang pengangkut batubara yang berhasil lewat.
"Seharian penuh tidak ada kapal tongkang yang lewat. Kami tidak tahu apakah hari ini masyarakat juga melanjutkan aksinya, namun kami harapkan peristiwa ini membuat para pejabat di pusat (Jakarta) sana. Mengerti kondisi kami di Kalimantan dan segera mengambil keputusan sesegera mungkin," tandasnya.
Sebelumnya sebanyak 4 kepala daerah, yang diwakili Gubernur Kalimantan Selatan, Wakil gubernur (wagub). Kalimantan tengah, Wagub Kalimantan Timur, Wagub Kalimantan Barat memohon kepada DPR agar mengijinkan pemerintah melakukan penambahan kuota BBM bersubsidi.
Total permintaan BBM subsidi (premium dan solar) sebesar 3,4 juta KL. Namun untuk saat ini pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) hanya sanggup menambah 5% dari kuota BBM subsidi Kalimantan tahun 2012.
Pasalnya jatah yang ada dari 40 juta KL berdasarkan APBN-P 2012 hanya tersisa 2,5 juta KL, dimana dari sisa tersebut milik seluruh daerah dan harus dibagi-bagi adil.
Apalagi sisa 2,5 juta KL tersebut semuanya berupa Premium sementara solarnya sudah habis dibagi.
(rrd/dru)
Blokade jalur pengiriman tersebut dikarenakan tuntutan warga masyarakat Kalimantan yang diwakili para Gubernur/Kepala Daerah di Kalimantan untuk mendapatkan tambahan kuota BBM subsidi, jika ini tidak dilakukan maka dalam 3 bulan lagi BBM subsidi di Kalimantan habis.
Seperti diungkapkan Ketua DPD Himpunan Wirausaha Pengusaha Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalimantan, Addy Haeruddin pada Sabtu (26/5/2012) warga masyarakat Kalimantan khususnya Kalimantan selatan turun ke sungai memblokir kapal-kapal pengangkut batubara.
"Sabtu kemarin,seharian penuh terjadi pemblokiran Sungai Barito sehingga kapal pengangkut batubara tidak ada yang bisa lewat," kata Addy kepada detikFinance, Minggu (27/5/2012).
Diungkapkannya, berbagai elemen masyarakat Kalimantan Selatan, dari warga, mahasiswa, LSM dan. Lainnya turun ke sungai dengan ratusan perahu air jenis klotok dan blokir jalur sungai.
"Ratusan perahu klotok yang berisi berbagai elemen masyarakat turun ke tengah sungai dan menghadang kapal tongkang pengangkut batubara," ujarnya.
Praktis akibat pemblokiran tersebut tidak ada satupun kapal tongkang pengangkut batubara yang berhasil lewat.
"Seharian penuh tidak ada kapal tongkang yang lewat. Kami tidak tahu apakah hari ini masyarakat juga melanjutkan aksinya, namun kami harapkan peristiwa ini membuat para pejabat di pusat (Jakarta) sana. Mengerti kondisi kami di Kalimantan dan segera mengambil keputusan sesegera mungkin," tandasnya.
Sebelumnya sebanyak 4 kepala daerah, yang diwakili Gubernur Kalimantan Selatan, Wakil gubernur (wagub). Kalimantan tengah, Wagub Kalimantan Timur, Wagub Kalimantan Barat memohon kepada DPR agar mengijinkan pemerintah melakukan penambahan kuota BBM bersubsidi.
Total permintaan BBM subsidi (premium dan solar) sebesar 3,4 juta KL. Namun untuk saat ini pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) hanya sanggup menambah 5% dari kuota BBM subsidi Kalimantan tahun 2012.
Pasalnya jatah yang ada dari 40 juta KL berdasarkan APBN-P 2012 hanya tersisa 2,5 juta KL, dimana dari sisa tersebut milik seluruh daerah dan harus dibagi-bagi adil.
Apalagi sisa 2,5 juta KL tersebut semuanya berupa Premium sementara solarnya sudah habis dibagi.
(rrd/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Selasa, 21/05/2013 22:46 WIB
DBS Boleh Beli 67% Saham Danamon, Asal Bank BUMN Mudah Buka Cabang di Singapura
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 20:36 WIB
Chatib Basri Angkat Bicara Soal Nasib Jembatan Selat Sunda
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
Jero Wacik: Jika Tak Impor BBM, Antrean Kendaraan di SPBU Bisa 10 Km
-
Selasa, 21/05/2013 20:11 WIB
Pemerintah Masih Tunggu Investigasi Runtuhnya Tambang Bawah Tanah Freeport
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 20:26 WIB
Chatib Basri Angkat Bicara Soal Nasib Jembatan Selat Sunda
-
Selasa, 21/05/2013 18:46 WIB
Pemilik Kendaraan yang Tak Pakai RFID Bakal Ditolak Beli BBM Subsidi
-
Selasa, 21/05/2013 20:00 WIB
Usai Dilantik Jadi Menkeu, Chatib Temui Agus Marto
-
Selasa, 21/05/2013 20:13 WIB
Jero Wacik: Jika Tak Impor BBM, Antrean Kendaraan di SPBU Bisa 10 Km
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 14:15 WIB WIB
Ini Kementerian yang Berikan Gaji Paling Tinggi Bagi PNS-nya
-
Selasa, 21/05/2013 14:06 WIB WIB
Gita Wirjawan Akui BlackBerry Q10 dan Z10 Tak Boleh Beredar
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










