detikfinance

Harga Satu Raket Li-Ning Made in China Tembus Rp 10 Juta

Wiji Nurhayat - detikfinance
Senin, 28/05/2012 13:30 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/28/4/132059_lining.jpg
Jakarta -Anggapan produk China selalu berkualitas buruk dan berharga murah nampaknya tak terlalu tepat. Misalnya harga produk raket bulutangkis merek Li-Ning bahkan bisa mengalahkan harga raket terkenal buatan Jepang seperti Yonex.

"Bahkan harga raket Li-Ning harganya bisa tembus Rp 10 juta, sementara kalau Yonex paling tinggi Rp 5-9 juta itu pun sudah paling hebat," kata seorang penjaga Toko Buku Gramedia Mal Sunter, Jakarta Utara, kepada detikFinance, Senin (28/5/2012)

Ia mengatakan meski raket Li-Ning buatan China, namun secara kualitas cukup bisa bersaing dengan kompetitornya seperti Yonex. Bahkan dari sisi harga, raket Li-Ning justru lebih tinggi harganya.

"Kualitas Li-Ning lebih bagus daripada Yonex, dan efektivitas smash lebih kencang dari Yonex," tegas petugas penjualan itu.

Sebagai gambaran, harga raket Yonex Standar di toko Gramedia Sunter untuk kelas carbonex dan Isometrik tekanan senar 17-22 harganya Rp 499.000-990.000 per unit.

Sementara itu raket Li-Ning tipe UC 3200 bahan carbon dibanderol Rp 599.000, dengan spesifikasi senar atas tekanannya 20-24, tekanan senar miring 22-26

Untuk segmen raket kelas, teratas berbahan material titanium, Yonex armotec dan acsaber dengan tekanan 26-28 dibanderol Rp 1,5-2 juta. Sementara untuk Li-Ning tipe N90, harganya Rp 2,1 juta dengan tekanan senar 26-28.

Meski demikian, produk raket buatan China juga ada yang masuk segmen kelas bawah. Seperti penelusuran detikFinance di toko Ace Hardware, raket buatan China merek Sporty-K harganya hanya Rp 100-200.000, full carbon, harga termahal Rp 400.000.

"Orang yang beli Li-Ning sedikit banget, tapi yang beli Yonex nggak terhitung, karena juga buatan Jepang," kata penjaga toko Gramedia itu

Raket Li-Ning menjadi fenomenal pada ajang kompetisi bulutangkis dunia Thomas dan Uber Cup pekan lalu. Tim China yang memakai raket kebanggannya, bermerek Li-Ning berhasil menyabet dua piala sekaligus.
(hen/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut