Dahlan: Saya Tak Terlalu Pantas Jadi Menteri karena Hanya Tamatan Madrasah
Jumat, 01/06/2012 21:22 WIB
Majalengka - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku tak merasa pantas menjadi seorang pejabat sekelas menteri. Ia mengaku hanya berlatar belakang berpendidikan keagamaan mulai dari tingkat menengah hingga sekolah tinggi.
"Saya tidak terlalu pantas jadi menteri karena saya hanya tamatan MA (Madrasah Aliyah/setara SMA)," kata Dahlan Dahlan saat memberikan sambutan di Ponpes Al Mizan, Majalengka, Jawa Barat, Jumat (1/6/2012).
Mantan Dirut PLN ini juga menuturkan tak mengalami mulus saat menempuh pendidikan Madrasah. Ia sempat tak naik kelas saat jenjang Madrasah Tsanawiyah (setara SMP).
"Saya SD kemudain Tsanawiyah, mohon maaf tidak naik (tertawa), lalu masuk MA (Madrasah Aliyah), saya pinginnya masuk IAIN (Istitut Agama Islam Negeri) dan mengambil Fakultas Tarbiyah. Saya masuk Fakultas tarbiyah, Fakultas tarbiyah itu fakultas yang orangnya bodoh-bodohlah," ujar Dahlan berkelakar.
Dalam kesempatan itu Dahlan juga memberilkan nasihat dan motivasi kepada para santeri agar Al Mizan, agar terus menuntut ilmu agar meraih kesuksesan. Ia mengaku sangat senang mengunjungi Pondok Pesantren Al Mizan, sampai-sampai ia membatalkan rencananya untuk memperingati hari Lahirnya Pancasila di Jakarta.
"Tadi malam saya diminta untuk tetap di Jakarta agar saya bisa peringati hari lahirnya Pancasila di sana, tapi saya memutuskan untuk ke Cirebon dan sekitarnya, jadi saya bisa memperingati hari Lahir Pancasila di Al Mizan," ungkap Dahlan disambut meriah oleh santri.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Mizan KH Maman Imanulhaq menuturkan kegembiraannya mendapat kunjungan dari mantan Bos Jawa Pos ini. Dahlan sempat disebut-sebut sebagai inspirator.
"Pak Dahlan ini adalah bapak inspirasi bagi kami, tidak pernah ada kunjungan orang yang kita harapkan untuk datang seperti Pak Dahlan," ungkap Maman
Seperti diketahui kunjungan Dahlan ke ponpes ini, bagian dari rangkaian kunjungan Dahlan ke pabrik gula khususnya acara dimulainya musim giling gula di salah satu pabrik milik PT RNI di Sindang Laut, Cirebon.
(hen/dnl)
"Saya tidak terlalu pantas jadi menteri karena saya hanya tamatan MA (Madrasah Aliyah/setara SMA)," kata Dahlan Dahlan saat memberikan sambutan di Ponpes Al Mizan, Majalengka, Jawa Barat, Jumat (1/6/2012).
Mantan Dirut PLN ini juga menuturkan tak mengalami mulus saat menempuh pendidikan Madrasah. Ia sempat tak naik kelas saat jenjang Madrasah Tsanawiyah (setara SMP).
"Saya SD kemudain Tsanawiyah, mohon maaf tidak naik (tertawa), lalu masuk MA (Madrasah Aliyah), saya pinginnya masuk IAIN (Istitut Agama Islam Negeri) dan mengambil Fakultas Tarbiyah. Saya masuk Fakultas tarbiyah, Fakultas tarbiyah itu fakultas yang orangnya bodoh-bodohlah," ujar Dahlan berkelakar.
Dalam kesempatan itu Dahlan juga memberilkan nasihat dan motivasi kepada para santeri agar Al Mizan, agar terus menuntut ilmu agar meraih kesuksesan. Ia mengaku sangat senang mengunjungi Pondok Pesantren Al Mizan, sampai-sampai ia membatalkan rencananya untuk memperingati hari Lahirnya Pancasila di Jakarta.
"Tadi malam saya diminta untuk tetap di Jakarta agar saya bisa peringati hari lahirnya Pancasila di sana, tapi saya memutuskan untuk ke Cirebon dan sekitarnya, jadi saya bisa memperingati hari Lahir Pancasila di Al Mizan," ungkap Dahlan disambut meriah oleh santri.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Mizan KH Maman Imanulhaq menuturkan kegembiraannya mendapat kunjungan dari mantan Bos Jawa Pos ini. Dahlan sempat disebut-sebut sebagai inspirator.
"Pak Dahlan ini adalah bapak inspirasi bagi kami, tidak pernah ada kunjungan orang yang kita harapkan untuk datang seperti Pak Dahlan," ungkap Maman
Seperti diketahui kunjungan Dahlan ke ponpes ini, bagian dari rangkaian kunjungan Dahlan ke pabrik gula khususnya acara dimulainya musim giling gula di salah satu pabrik milik PT RNI di Sindang Laut, Cirebon.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 21:20 WIB
RI Bergantung Minyak Impor, MS Hidayat: Importir Makin Besar Untungnya
-
Rabu, 22/05/2013 19:10 WIB
Ekspansi Intraco Penta di Kalimantan
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 18:39 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 21:20 WIB
RI Bergantung Minyak Impor, MS Hidayat: Importir Makin Besar Untungnya
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 18:25 WIB
PT KAI: 1 Juni 2013 Semua Stasiun di Jabodetabek Steril dari Kios dan PKL
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
Pengusaha tambang raksasa Gina Rinehart telah kehilangan kekayaan AUD 7 miliar (US$ 6,8 miliar) atau sekitar Rp 64 triliun tahun lalu. Meski begitu, Rinehart tetap jadi orang terkaya di Australia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:01 WIB WIB
Perbanas Ungkap Alasan Soal Gencarnya Bank Singapura Akuisisi Bank Lokal
-
Rabu, 22/05/2013 15:46 WIB WIB
Sudah Terpasang AC, Harga Tiket Kereta Jarak Jauh Kelas 3 Naik 175%
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







