detikfinance

Produk China Bisa Murah karena Bebas Pungli dan Pajak

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Senin, 04/06/2012 14:08 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/04/1036/mshidayat4.jpg
Jakarta - Produk manufaktur buatan China sangat murah membuat produk Negeri Tirai Bambu itu membanjiri pasar dalam negeri dan penjuru dunia.

Menurut Menteri Perindustrian MS Hidayat China memiliki keunggulan peraturan yang memberikan insentif pajak sehingga produk-produk dari China dapat dijual dengan murah di Indonesia. Bahkan praktik pungutan liar (Pungli) disana juga sudah lebih tertib.

"Jadi potongan dari 6% sampai 13,5%. Jadi di-reimburse (dikembalikan) makanya dia bisa jualan murah. Dia bisa jual 1% sampai 2% (margin) tapi dapat tambahan dari pemerintah," ungkapnya usai Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IV, Senin (4/6/2012).

Selain itu, Hidayat menjelaskan pemerintah China juga memberikan bunga kredit yang rendah untuk sektor Industri dan juga minimnya sehingga menambah daya saing produk mereka.

"Disana sudah ada peraturan itu. China (bunga kredit) sebesar 4% sampai 5% Jadi dua hal itu kita sudah give up. Pungli disana juga sudah lebih tertib," imbuhnya

Seperti diketahui neraca perdagangan Indonesia dan Cina pada triwulan I tahun 2012 defisit sebesar US$ 3,89 miliar. Ekspor produk industri dari Indonesia ke China sebesar US$ 2,44 miliar dan nilai impor produk industri dari China ke Indonesia sebesar US$ 6,34 miliar.

Terkait tingginya defisit neraca perdagangan, Hidayat menjelaskan jika Indonesia harus memperkuat sektor produk untuk segmen kelas menengah ke bawah dan juga dapat memasuki segmen produk kelas menengah ke atas sehingga dapat memperkecil defisit perdagangan dengan China.

"China itu kuat di dalam mass produknya tetapi untuk segmen yang middle low. Jadi dibidang itulah kita harus memperkuat daya saingnya. Tapi kalau mengenai high end produk China nggak mau memproduksi. Indonesia bisa unggul di sektor itu," tutupnya.



(feb/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA