detikfinance

Sinar Mas Agro Bagi Dividen Rp 200 per Saham

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Selasa, 05/06/2012 14:15 WIB
//images.detik.com/content/2012/06/05/6/141542_bursabei3luar.jpg
Jakarta -PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) membagikan dividen tunai Rp 200 per saham atau 32% dari laba bersih tahun buku 2011. Nilai dividen telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

"Untuk tahun buku 2011, pemegang saham Perseroan telah menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp 200 per saham," kata Direktur Utama Jo Daud Dharsono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/6/2012).

Dalam RUPST juga menyetujuai pengangkatan Ir. Lukmono Sutarto sebagai Direktur Tidak Terafiliasi Perseroan menggantikan Bapak H. Uminto yang mundur dari jabatannya. Terdapat pula pergantian struktur dewan komisaris SMAR, dimana Ryani Soedirman digantikan oleh Endro Agung Partoyo.

Berikut susunan lengkap struktur Direksi dan Komisaris SMAR:



  • Direktur Utama : Jo Daud Dharsono
  • Wakil Direktur Utama : Budi Wijana
  • Wakil Direktur Utama : Edy Saputra Suradja
  • Direktur Tidak Terafiliasi : Ir. Lukmono Sutarto
  • Direktur : DR. Ing. Gianto Widjaja
  • Direktur : Jimmy Pramono

  • Komisaris Utama : Franky Oesman Widjaja
  • Wakil Komisaris Utama : Muktar Widjaja
  • Wakil Komisaris Utama : Simon Lim
  • Komisaris : Rachmad Gobel
  • Komisaris : Rafael Buhay Concepcion, Jr.
  • Komisaris Independen : Prof. DR. Teddy Pawitra
  • Komisaris Independen : Prof. DR. Susiyati B. Hirawan
  • Komisaris Independen : Drs. Endro Agung Partoyo

(wep/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut