Proyek Rusun 30 Lantai di Bantaran Ciliwung Dipertanyakan DPR
Selasa, 05/06/2012 19:13 WIB
Jakarta - Pemerintah berencana akan membangun rumah susun sewa (rusunawa) setinggi 30 lantai di tepi Sungai Ciliwung untuk warga kumuh di sekitar bantaran kali. Namun rencana ini dipertanyakan oleh kalangan DPR-RI khususnya komisi V.
Wakil Ketua Komisi V DPR, Muhidin Mohamad Said mengatakan rencananya rusun itu akan dibangun oleh kementerian perumahan rakyat (Kemenpera) karena penugasan DPR. Namun pihaknya menganggap seharusnya rusun ini dibangun oleh kementerian PU yang sudah berpengalaman.
"Ini problem, suatu sisi kemenpera dengan kita supaya ada revisi untuk membangun rusun 30 lantai di sekitar Ciliwung, aneh juga. Jangan-jangan presiden lupa ini. kata kemenpera, katanya mereka diberikan tugas khuisus. SDM di kemenpera itu terbatas, jangan sampai membuat perencanaan di luar kemampuan. 6 susun (lantai) saja sulit dibangun apalagi 30 lantai di kali Ciliwung," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/6/2012).
Sementara itu anggota Komisi V lainnya Mulyadi mengatakan pembangunan rusunawa ada dua kementerian yang membidangi. Yaitu tugas dan fungsi untuk mengatasai kawasan kumuh ditangani oleh Kementerian PU, sedangkan yang lainnya oleh Kemenpera.
"Yang jadi kebingungan kita sekarang Ciliwung kan kawasan kumuh, kenapa di-takeover sama kemenpera. Yang kita tekankan di sana supaya ada koordinasi menteri PU dengan menpera," katanya
Menurutnya harus ada koordinasi antara dua kementerian tersebut. Baginya, kementerian PU lebih berpengalaman dalam hal membangun gedung. Ia juga mengatakan DPR juga khawatir soal rencana pembangunan gedung rusun 30 tingkat terutama dari sisi budaya, karena orang-orang yang biasa tinggal di gubuk harus naik lift.
"Ini secara kultur bagaimana, terus kesiapan sosialisasinya sampai sejauh mana. Jangan sampai nanti dibangun akhirnya yang menempati bukan MBR (masyarakat berpengsilan rendah) yang tinggal di daerah Ciliwung. Ini bukan persoalan sederhana, ini persoalan sosial. Orang yang boro-boro tinggal di atas, orang yang naik gedung tinggi itu saja belum pernah. Bagaimana verifikasinya?" tanya Mulyadi.
(hen/dnl)
Wakil Ketua Komisi V DPR, Muhidin Mohamad Said mengatakan rencananya rusun itu akan dibangun oleh kementerian perumahan rakyat (Kemenpera) karena penugasan DPR. Namun pihaknya menganggap seharusnya rusun ini dibangun oleh kementerian PU yang sudah berpengalaman.
"Ini problem, suatu sisi kemenpera dengan kita supaya ada revisi untuk membangun rusun 30 lantai di sekitar Ciliwung, aneh juga. Jangan-jangan presiden lupa ini. kata kemenpera, katanya mereka diberikan tugas khuisus. SDM di kemenpera itu terbatas, jangan sampai membuat perencanaan di luar kemampuan. 6 susun (lantai) saja sulit dibangun apalagi 30 lantai di kali Ciliwung," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/6/2012).
Sementara itu anggota Komisi V lainnya Mulyadi mengatakan pembangunan rusunawa ada dua kementerian yang membidangi. Yaitu tugas dan fungsi untuk mengatasai kawasan kumuh ditangani oleh Kementerian PU, sedangkan yang lainnya oleh Kemenpera.
"Yang jadi kebingungan kita sekarang Ciliwung kan kawasan kumuh, kenapa di-takeover sama kemenpera. Yang kita tekankan di sana supaya ada koordinasi menteri PU dengan menpera," katanya
Menurutnya harus ada koordinasi antara dua kementerian tersebut. Baginya, kementerian PU lebih berpengalaman dalam hal membangun gedung. Ia juga mengatakan DPR juga khawatir soal rencana pembangunan gedung rusun 30 tingkat terutama dari sisi budaya, karena orang-orang yang biasa tinggal di gubuk harus naik lift.
"Ini secara kultur bagaimana, terus kesiapan sosialisasinya sampai sejauh mana. Jangan sampai nanti dibangun akhirnya yang menempati bukan MBR (masyarakat berpengsilan rendah) yang tinggal di daerah Ciliwung. Ini bukan persoalan sederhana, ini persoalan sosial. Orang yang boro-boro tinggal di atas, orang yang naik gedung tinggi itu saja belum pernah. Bagaimana verifikasinya?" tanya Mulyadi.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 23/05/2013 19:01 WIB
Harga Produk Fesyen Bermerek di Jakarta Lebih Murah 30% daripada KL
-
Kamis, 23/05/2013 18:45 WIB
Kasihan, 10.211 Desa di Indonesia Belum Teraliri Listrik
-
Kamis, 23/05/2013 18:23 WIB
Louis Vuitton dan Hermes Tak Ikutan Midnight Sale 80% di Jakarta
-
Kamis, 23/05/2013 18:21 WIB
Wapres Buka Indonesian Banking Expo
-
Kamis, 23/05/2013 18:02 WIB
68 Tahun RI Merdeka, 14,7 Juta Kepala Keluarga Belum Teraliri Listrik
-
Kamis, 23/05/2013 17:20 WIB
Ini Dia 2 Merek HP Impor yang Paling Banyak Masuk Indonesia
-
Kamis, 23/05/2013 18:51 WIB
Harga Produk Fesyen Bermerek di Jakarta Lebih Murah 30% daripada KL
-
Kamis, 23/05/2013 17:22 WIB
Ini 13 Mal yang Beri Diskon Hingga 80% di Midnight Sale Jakarta 2013
-
Kamis, 23/05/2013 18:13 WIB
Louis Vuitton dan Hermes Tak Ikutan Midnight Sale 80% di Jakarta
-
Kamis, 23/05/2013 16:29 WIB
Chairul Tanjung Temui Bos Samsung di Korea
-
40 Komentar
-
33 Komentar
-
33 Komentar
-
25 Komentar
-
22 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Kamis, 23/05/2013 13:15 WIB
Ini Wanita Muda Cantik Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis
Masih muda, cantik, dan punya pengaruh yang sangat besar di dunia. Mereka ini wanita yang masuk daftar 'Wanita Paling Berpengaruh di 2013' versi Forbes.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 16:12 WIB WIB
Dahlan Sebut Garuda Indonesia Bisa Kalahkan Singapore Airlines
-
Kamis, 23/05/2013 15:44 WIB WIB
Lewat Ponsel, Kirim-kirim Uang Tak Perlu Punya Rekening Bank
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







