detikfinance

Etihad Ingin Tambah Saham di Virgin Australia

Angga Aliya - detikfinance
Rabu, 06/06/2012 11:32 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/06/4/113150_straliabudgetairlines.jpg Foto: AFP
Sydney - Maskapai asal Timur Tengah, Etihad Airways, berniat untuk menambah kepemilikan sahamnya di Virgin Australia hingga 10%. Sebelumnya, Etihad sudah membeli saham Virgin lewat pasar modal.

Dalam keterbukaan informasi Virgin di bursa Australia, Rabu (6/6/2012), dalam beberapa pekan terakhir ini Etihad sudah membali 3,96% kepemilikan saham melalui mekanisme pasar.

Maskapai yang bermarkas di Abu Dhabi itu butuh persetujuan Australian Foreign Investment Review Board (FIRB) supaya bisa menguasai kepemilikan Virgin hingga di atas 4,9%.

CEO Etihad James Hogan mengatakan pihaknya sudah melakukan pembicaraan terkait hal ini. "Kami sudah melaporkan kepada FIRB untuk bisa menambah hingga 10% (kepemilikan di Virgin)," katanya kepada koran The Australian dikutip AFP.

"Pastinya kami tidak ingin menjadi investor mayoritas. Kami sudah puas dengan menguasai kepemilikan mayoritas sehingga cukup mempererat kerjasama dengan Virgin Australia."

Kedua maskapai itu memang sudah lama bekerjasama melalui berbagi rute penerbangan alias codesharing dan beberapa kerjasama lainnya.

Selain di Virgin, Etihad juga sedang gencar membeli dan meningkatkan kepemilikan sahamnya di maskapai lain. Sebelumnya, kepemilikan sahamnya di Air Berlin sudah ditingkatkan menjadi hampir 30%.

Maskapai swasta itu juga punya 40% kepemilikan saham di Air Seychelles. Hogan mengatakan, Etihad juga ingin menempatkan direksi di Virgin pada saatnya nanti.


(ang/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA