detikfinance

Mengintip Pabrik Tempe Moderen di Bogor

Rafik Maeilana - detikfinance
Rabu, 06/06/2012 13:16 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/06/1036/131457_pabriktempe.jpg
Bogor -Hari ini Rumah Tempe Indonesia (RTI) diresmikan. RTI yang berlokasi di Jalan Raya Cilendek, Kota Bogor ini cukup moderen. Terbukti dengan peralatan mengolah tempe yang tidak lagi menggunakan peralatan tradisional.

Hampir seluruh peralatan yang ada di RTI berbahan baku stainless steel dan pengolahannyapun cukup rapih dan higienis. Biasanya, pabrik pengolahan tempe menyisakan limbah yang tidak bersahabat bagi lingkungan. Tetapi di RTI, tidak ada satupun limbah yang terbuang.

"Limbahnya kami manfaatkan, karena kita juga menggunakan teknologi bio gas. Jadi limbahnya masih kita pakai," ujar ketua Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Bogor, Suhaeri SP pada detikcom, di Bogor, Rabu (6/6/2012)

Suhaeri mengatakan, selama ini kesan pabrik tempe kebanyakan masih sangat memprihatinkan. Penuh asap yang memedihkan mata, pengap dan panas. Akibatnya memaksa para pekerja untuk melepaskan pakaiannya dan memproduksi tempe dengan bertelanjang dada.

"Proses pengolahannya juga memprihatinkan, jadi di RTI ini jauh dari pandangan seperti itu," katanya.

Selain memproduksi tempe yang higienis dan ramah lingkungan, RTI juga akan menjadi pusat belajar bagi pengrajin tempe yang lain. Sehingga memungkinkan percepatan adopsi dan replikasi teknologi dan menjadikan industri tempe di Indonesia berdaya saing internasional.

"Jadi para pengrajin tempe tradisional bisa belajar di sini," tegasnya usai meninjau seluruh lokasi RTI

Koperasi Pengrajin Tempe Tahu Indonesia (KOPTI) Kab. Bogor, Mercy Corps dan Forum Tempe Indonesia untuk berinisiatif mendirikan Rumah Tempe Indonesia. Rumah tempe ini menggunakan peralatan yang lebih moderen dibandingkan yang biasa digunakan para pengrajin tempe selama ini.

Rumah tempe mendapat pendanaan dari beberapa organisasi seperti Kedutaan Uni Eropa, PT FKS Multiagro, PT ANTAM dan American Soybean Association International Marketing (ASA IM).


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.
  • Gb Senin, 21/07/2014 20:59 WIB
    Pilih Tak Mudik, CT: Saya Tak Punya Kampung
    Bagi para perantau, kegiatan mudik Lebaran sudah menjadi tradisi setiap tahun. Namun bagi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung, kegiatan mudik tak berlaku.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut