detikfinance

Pertamina Incar 1,7 Juta Barel Minyak di Negeri Hugo Chavez

Rista Rama Dhany - detikfinance
Jumat, 08/06/2012 13:42 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) mengaku tengah mengincar minyak sebanyak 1,7 juta barel per hari dari Venezuela. Ini dilakukan untuk mengamankan pasokan energi di masa depan.

Demikian disampaikan oleh Presiden Direktur Pertamina Karen Agustiawan saat memberikan Kuliah Umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Indonesia, Jumat (8/6/2012).

"Kami (Pertamina) terus melakukan berbagai ekspansi di luar negeri seperti penguasaan aset upstream seperti kilang, salah satunya yang kami incar adalah minyak di Venezuela," kata Karen.

"Minyak di Venuzuela yang kami incar sebesar 1,7 juta barel," ungkapnya.

Namun rencana tersebut masih sedikit terhambat lantaran Pertamina melihat situasi politk yang belum kondusif di negeri kaya cadangan minyak tersebut.

"Kita masih terkendala situasi politik di Venezuela terutama posisi Chavez (Hugo Chavez Presiden Venezuela) pada Oktober ini bagaimana," katanya.

Menurut Karen, saat ini melancarkan rencana tersebut, Pertamina meminta bantuan Dubes Indonesia di Venezuela. "Kita akan meminta bantuan dubes Indonesia di Venezuela, pasalnya Venezuela memiliki sumber daya alamnya sangat banyak," ujarnya.

Diungkapkan Karen, saat ini Pertamina memiliki aset internasionalnya di 8 wilayah kerja, seperti Blok 3 di WD Iraq, Blok 17-3 di Sabratah Offshore Libya, Blok 123-3 di Sirte Onshore Libya, Blok 13di Rea Sea Offshore Sudan, dan Bloc 3 Offshore Qatar.

"Sementara aset internasional di Vietnam, Malaysia, dan Australia sudah under development dan under production," cetusnya.



(rrd/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA