detikfinance

UBS Rugi Rp 3,15 Triliun Gara-gara Beli Saham Facebook

Angga Aliya - detikfinance
Sabtu, 09/06/2012 13:29 WIB
Jakarta - UBS berpotensi kehilangan US$ 350 juta atau setara Rp 3,15 triliun akibat transaksi di saham initial public offering (IPO) Facebook. UBS berencana membawa Nasdaq ke meja hijau.

Hal tersebut diungkapkan seorang sumber yang mengetahui detail kerugian tersebut kepada CNBC, Sabtu (9/6/2012). Nilai kerugian tersebut sepuluh kali lipat lebih tinggi dari kerguian yang diperkirakan oleh broker lain senilai US$ 30 juta.

Kerugian tersebut ada hubungannya dengan kesalahan teknis saat hari pertama saham Facebook diperdagangkan di Wall Street sehingga ada penundaan konfirmasi dan eksekusi saham jejaring sosial tersebut.

Sumber tersebut mengatakan, UBS berencana mengeksekusi 1 juta lembar saham FB, tetapi karena tidak mendapatkan konfirmasi, akhirnya pesanan tersebut diulang sampai beberapa kali sehingga melebihi jumlah pesanan awal.

"Berdasarkan skala bisnis dan peran kami di pasar saham AS, UBS terkena dampak akibat kesalahan ini, begitu juga dengan beberapa broker lainnya," kata UBS dalam keterangan tertulis.

Sumber tersebut mengatakan, UBS saat ini sedang menyiapkan tuntutan dalam rangka menggiring Nasdaq ke meja hijau akibat kerugian tersebut. Meski dalam keterangan tertulisnya belum disebutkan nilai pasti dari kerugian tersebut.

Pada Rabu kemarin, CEO Nasdaq Robert Greifeld mengatakan kepada CNBC bahwa perusahaannya sudah merasa malu akibat kesalahan di hari pertama IPO Facebook. Akan tetapi Nasdaq belum juga bertanggungjawab atas kerugian itu kepada para investor.

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, saham Facebook naik US$ 0,79 sen (+3%) ke level US$ 27,1 per lembar.



(ang/feb)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA