Orang Pajak yang Dibekuk Lulusan STAN, Drajad: Jangan Salahkan Lembaga Pendidikan
Sabtu, 09/06/2012 14:22 WIB
Jakarta - Tertangkapnya oknum pajak bernama Tomy Hindratno oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu semakin memojokkan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
Tommy sendiri merupakan Lulusan STAN tahun 1996 dan menjabat sebagai Kepala Seksi Pengawasan dan Kosultan KPP Sidoarjo Selatan. Pengamat ekonomi Drajad H Wibowo menilai latar belakang pendidikan tidak berpengaruh terhadap tindak pidana korupsi yang dilakukan.
"Begini, latar belakang lembaga pendidikan (STAN) tidak berpangaruh terhadap pelaku korupsi, jangan salahkan lembaga pendidikan," ungkapnya kepada detikFinance, Sabtu (9/6/2012).
Beberapa oknum pajak lainnya, seperti Gayus Tambunan dan Dhana Widyatmika ditangkap oleh penegak hukum karena terlibat permainan dengan para wajib pajak nakal merupakan lulusan lembaga pendidikan yang berada di bawah Kementerian Keuangan tersebut.
Drajad menilai tidak semua pelaku korupsi berasal dari sebuah institusi ikatan dinas seperti STAN sehingga menurutnya pola pikir yang mengatakan sebuah lembaga pendidikan menghasilkan koruptor harus ditinggalkan.
"Alumni lain juga banyak yang terkena korupsi. Seperti kasus pajak, karena banyak pegawai pajak dari STAN jadi kesannya jangan sampai dikotomi antara STAN dan bukan STAN," sambungnya.
Drajad mengaku banyak mengenal alumni STAN yang memiliki kredibilitas dan intergitas yang tinggi. Sehingga menurutnya salah jika menilai STAN sebagai lembaga penghasil koruptor.
"Saya kenal dengan alumni STAN yang baik-baik dan idealis. Ada di BPKP, BPK, serta di banyak tempat," tambahnya.
(feb/ang)
Tommy sendiri merupakan Lulusan STAN tahun 1996 dan menjabat sebagai Kepala Seksi Pengawasan dan Kosultan KPP Sidoarjo Selatan. Pengamat ekonomi Drajad H Wibowo menilai latar belakang pendidikan tidak berpengaruh terhadap tindak pidana korupsi yang dilakukan.
"Begini, latar belakang lembaga pendidikan (STAN) tidak berpangaruh terhadap pelaku korupsi, jangan salahkan lembaga pendidikan," ungkapnya kepada detikFinance, Sabtu (9/6/2012).
Beberapa oknum pajak lainnya, seperti Gayus Tambunan dan Dhana Widyatmika ditangkap oleh penegak hukum karena terlibat permainan dengan para wajib pajak nakal merupakan lulusan lembaga pendidikan yang berada di bawah Kementerian Keuangan tersebut.
Drajad menilai tidak semua pelaku korupsi berasal dari sebuah institusi ikatan dinas seperti STAN sehingga menurutnya pola pikir yang mengatakan sebuah lembaga pendidikan menghasilkan koruptor harus ditinggalkan.
"Alumni lain juga banyak yang terkena korupsi. Seperti kasus pajak, karena banyak pegawai pajak dari STAN jadi kesannya jangan sampai dikotomi antara STAN dan bukan STAN," sambungnya.
Drajad mengaku banyak mengenal alumni STAN yang memiliki kredibilitas dan intergitas yang tinggi. Sehingga menurutnya salah jika menilai STAN sebagai lembaga penghasil koruptor.
"Saya kenal dengan alumni STAN yang baik-baik dan idealis. Ada di BPKP, BPK, serta di banyak tempat," tambahnya.
(feb/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 23/05/2013 17:49 WIB
Beri 'Balsem' Rp 150 Ribu/Bulan ke Orang Miskin, Pemerintah Cetak kartu Canggih
-
Kamis, 23/05/2013 17:36 WIB
Awal Juni, Harga BBM Segera Naik
-
Kamis, 23/05/2013 17:30 WIB
Ini 13 Mal yang Beri Diskon Hingga 80% di Midnight Sale Jakarta 2013
-
Kamis, 23/05/2013 17:29 WIB
Ini Dia 2 Merek HP Impor yang Paling Banyak Masuk Indonesia
-
Kamis, 23/05/2013 17:00 WIB
Venera, Cross dan Mito Ramai-ramai Mau Bangun Pabrik HP di Indonesia
-
Kamis, 23/05/2013 16:29 WIB
Chairul Tanjung Temui Bos Samsung di Korea
-
Kamis, 23/05/2013 16:12 WIB
Dahlan Sebut Garuda Indonesia Bisa Kalahkan Singapore Airlines
-
Kamis, 23/05/2013 15:25 WIB
Banyak Orang Kaya, di China Ada Bra Mewah Dijual Rp 15 Miliar
-
Kamis, 23/05/2013 17:00 WIB
Venera, Cross dan Mito Ramai-ramai Mau Bangun Pabrik HP di Indonesia
-
Kamis, 23/05/2013 16:31 WIB
BNI Tawarkan Kartu Debet Khusus yang Berfungsi Sebagai Kartu Kredit
-
38 Komentar
-
33 Komentar
-
32 Komentar
-
25 Komentar
-
22 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Kamis, 23/05/2013 13:15 WIB
Ini Wanita Muda Cantik Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis
Masih muda, cantik, dan punya pengaruh yang sangat besar di dunia. Mereka ini wanita yang masuk daftar 'Wanita Paling Berpengaruh di 2013' versi Forbes.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 13:31 WIB WIB
Walau Sudah Diresmikan Jokowi, Ini Sebab Proyek MRT Belum Juga Jalan
-
Kamis, 23/05/2013 13:16 WIB WIB
Monorel Terganjal Birokrasi, Dahlan: Makanan Ada Tapi Tak Bisa Disantap
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







