Fitch Ratings: Cadangan Devisa RI Masih Kuat
Minggu, 10/06/2012 13:19 WIB
Jakarta - Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings memandang cadangan devisa Bank Indonesia (BI) yang tercatat sebesar US$ 111,5 miliar di akhir Mei 2012 belum mengkhawatirkan. Meski sempat anjlok untuk menahan laju pelemahan rupiah, cadangan devisa RI dinilai masih kuat.
“Kami tetap memantau potensi risiko capital outflow yang dipicu ketidakpercayaan investor asing maupun domestik,” kata Director Sovereigns Fitch Ratings Philip McNicholas dalam publikasinya seperti dikutip detikFinance, Minggu (10/6/2012).
Ia menjelaskan, penyebab signifikan penurunan cadev Indonesia pada Mei 2012 adalah dampak valuasi dan intervensi bank sentral untuk menjaga rupiah. Lebih luas lagi, krisis Eropa pun turut memicu investor asing melepas saham emiten Indonesia yang selama ini mereka genggam.
Fitch menilai memang ada risiko ketidakstabilan arus modal, khususnya dalam jangka pendek tidak terhindarkan. Kebutuhan memperkuat pembiayaan eksternal melalui akumulasi cadangan devisa-pun menjadi salah satu faktor yang dilakukan Fitch dalam analisis peringkatnya.
Philip mencontohkan, merosotnya cadangan devisa RI pada September 2011 sebesar US$ 10 miliar menunjukkan risiko terkait dengan pergerakan di pasar saham, pasar surat utang, dan pasar valuta asing (valas).
Namun, Ia melihat penurunan cadangan devisa saat ini perlu dilihat lebih jauh. Posisi cadev RI saat ini sudah meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan level pada Juli 2008 sebesar US$ 57 miliar.
Berikut data cadangan devisa Indonesia sejak Januari 2011 :
Cadangan devisa RI di 2012 :
(dru/nia)
“Kami tetap memantau potensi risiko capital outflow yang dipicu ketidakpercayaan investor asing maupun domestik,” kata Director Sovereigns Fitch Ratings Philip McNicholas dalam publikasinya seperti dikutip detikFinance, Minggu (10/6/2012).
Ia menjelaskan, penyebab signifikan penurunan cadev Indonesia pada Mei 2012 adalah dampak valuasi dan intervensi bank sentral untuk menjaga rupiah. Lebih luas lagi, krisis Eropa pun turut memicu investor asing melepas saham emiten Indonesia yang selama ini mereka genggam.
Fitch menilai memang ada risiko ketidakstabilan arus modal, khususnya dalam jangka pendek tidak terhindarkan. Kebutuhan memperkuat pembiayaan eksternal melalui akumulasi cadangan devisa-pun menjadi salah satu faktor yang dilakukan Fitch dalam analisis peringkatnya.
Philip mencontohkan, merosotnya cadangan devisa RI pada September 2011 sebesar US$ 10 miliar menunjukkan risiko terkait dengan pergerakan di pasar saham, pasar surat utang, dan pasar valuta asing (valas).
Namun, Ia melihat penurunan cadangan devisa saat ini perlu dilihat lebih jauh. Posisi cadev RI saat ini sudah meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan level pada Juli 2008 sebesar US$ 57 miliar.
Berikut data cadangan devisa Indonesia sejak Januari 2011 :
- Januari 2011: US$ 95,3 milliar
- Februari 2011: US$ 97 miliar
- Maret 2011: US$ 105,7 miliar
- April 2011: US$ 116,5 miliar
- Mei 2011: US$ 118 miliar
- Juni 2011: US$ 119,65 miliar
- Juli 2011: US$ 122,7 miliar
- Agustus 2011: US$ 124,5 miliar
- September 2011: US$ 114,5 miliar
- Oktober 2011: US$ 114 miliar
- November 2011: US$ 111,3 miliar
- Desember 2011: US$ 110,12 miliar
Cadangan devisa RI di 2012 :
- Januari 2012 : US$ 112 miliar
- Februari 2012 : US$ 112,2 miliar
- Maret 2012 : US$ 110,49 miliar
- April 2012 : US$ 116,4 miliar
- Mei 2012 : US$ 111,53 miliar
(dru/nia)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 19/06/2013 20:04 WIB
Anggaran Jebol, Thailand Tak Kuat Lagi Beli Beras Petani Lebih Mahal
-
Rabu, 19/06/2013 19:20 WIB
Akhir Pekan Ini Jokowi Buka Pameran Monorel Gratis di Monas
-
Rabu, 19/06/2013 18:52 WIB
Bangun Parkir Bawah Tanah di Monas, Ahok Suntik Rp 1 Triliun ke BUMD
-
Rabu, 19/06/2013 18:45 WIB
Ahok: Tak Mudah Urai Macet, Ps. Minggu dan Tanah Abang Semrawut
-
Rabu, 19/06/2013 18:32 WIB
43 BUMN Rebutan Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Rabu, 19/06/2013 07:24 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Ini Bedanya Tol di Malaysia dan di Indonesia
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
-
Rabu, 19/06/2013 08:38 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (1)
-
Rabu, 19/06/2013 11:45 WIB
Dahlan Iskan Kunjungi Silvia di Kramat Jati, Siapa Dia?
-
Rabu, 19/06/2013 07:44 WIB
Maskapai dengan Pertumbuhan Paling Cepat di Dunia, Wakil RI Urutan Berapa?
-
79 Komentar
-
74 Komentar
-
70 Komentar
-
64 Komentar
-
55 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 19/06/2013 12:28 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (2)
Jadi orang kaya atau konglomerat memang punya banyak harta dan mampu memiliki segalanya. Namun, beberapa orang kaya ini pernah mencuri sesuatu dan menjadi pengutil.
200 USD
Rp 275.000,-
Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?
Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal?
JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
BUKTIKAN SENDIRI!
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:38 WIB WIB
ANTV Dijual ke Hary Tanoe, Grup Bakrie: Itu Cuma Gosip
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer









