detikfinance

Barang Impor asal Jerman Makin Marak Masuk RI

Ramdhania El Hida - detikfinance
Senin, 11/06/2012 09:16 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/11/1036/091615_kontainerluar.jpg
Jakarta - Meskipun kebanyakan impor Indonesia dengan negara lain mengalami penurunan atau hanya tumbuh di bawah 10%, tetapi produk dari Jerman banyak masuk ke Indonesia pada bulan April tahun ini.

Hal tersebut terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan impor dengan negara panser itu tumbuh 30% jika dibandingkan bulan Maret 2012 lalu atau tumbuh dari US$ 285,4 juta menjadi US$ 371,2 juta.

Apa yang membuat nilai impor tersebut tumbuh cukup besar dibandingkan negara lain? Rupanya impor kapal terbang dan bagiannya yang melonjak sangat tajam dari bulan Maret lalu yang memberikan dorongan terhadap nilai impor tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, kenaikan nilai impor untuk komoditas tersebut mencapai 20,868% pada bulan April jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada bulan Maret, Indonesia mengimpor kapal terbang dan bagiannya hanya senilai US$ 224,45 ribu, tetapi pada bulan April nilai tersebut melonjak mencapai US$ 47,06 juta. Dengan demikian, dalam 4 bulan, total impor komoditas ini mencapai US$ 47,5 juta.

Selain itu, Indonesia juga mengimpor mesin-mesin/ pesawat mekanik dengan nilai US$ 416,1 juta dalam 4 bulan ini. Kemudian, kendaraan dan bagiannya senilai US$ 133,6 juta, mesin/peralatan listrik US$ 128,3 juta, bahan kimia organik senilai US$ 44,5 juta.

Lalu ada juga impor plastik dan barang dari plastik dengan nilai US$ 36,4 juta, pupuk dengan nilai US$ 35,8 juta, berbagai produk kimia dengan nilai US$ 30,6 juta, perangkat optik US$ 27,6 juta, benda-benda dari besi dan baja sebanyak US$ 26,3 juta, dan lain-lain senilai US$ 262,1 juta. Dengan demikian total impor Indonesia dengan Jerman sepanjang tahun ini atau Januari-April 2012 sebesar US$ 1,2 miliar.



(nia/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy
    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    REGISTRASI OTA