detikfinance

Rupiah Melemah 2,23% ke Rp 9.400/US$ pada Mei 2012

Herdaru Purnomo - detikfinance
Selasa, 12/06/2012 13:43 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/12/6/133704_rupiah3luar.jpg
Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami tekanan depresiasi terkait dengan faktor eksternal. Pada bulan Mei 2012, rupiah secara point-to-point melemah sebesar 2,23% (mtm) ke level Rp 9.400 per dolar AS.

Demikian laporan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang disampaikan Juru Bicara BI, Difi Johansyah, Selasa (12/6/2012).

"Pada bulan Mei 2012, rupiah secara point-to-point melemah sebesar 2,23% (mtm) ke level Rp 9.400 per dolar AS dan secara rata-rata melemah 0,95% (mtm) menjadi Rp 9.254 per dolar AS," kata Difi.

Tekanan terhadap nilai tukar rupiah disebabkan oleh permintaan valuta asing yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan impor, utamanya impor BBM, pembayaran utang luar negeri, dan repatriasi pendapatan pihak asing, ditengah meningkatnya permintaan valas terkait portfolio rebalancing oleh pelaku nonresiden akibat adanya sentimen global sehubungan penyelesaian krisis di Eropa.

"Untuk menjaga keseimbangan pasar valuta asing, Bank Indonesia terus mengambil langkah-langkah untuk menjaga kecukupan likuiditas pasar, antara lain didukung dengan penguatan operasi moneter melalui pengembangan instrumen moneter valuta asing seperti term deposit valuta asing, serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah untuk memitigasi dampak negatif dari risiko pemburukan ekonomi global," tutup Difi.


(dru/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Kamis, 13/12/2012 10:36 WIB
      Wawancara Khusus Oesman Sapta Odang
      Mengorek Bos OSO Grup, Si Pemilik Bisnis Jet Pribadi
      Oesman Sapta Odang, pendiri OSO Grup yang sukses menggeluti bisnis skala nasional. Kini bisnisnya menggurita mulai dari pertambangan, perkebunan, transportasi, dan properti.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA