Satgas Kena Marah Nasabah Saat Menyelidiki Investasi 'Bodong'
Selasa, 12/06/2012 16:45 WIB
Jakarta - Satuan Kerja (Satgas) Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Pengelolaan Investasi sering dimarahi masyarakat yang berstatus anggota perusahaan investasi abal-abal ala Koperasi Langit Biru (KLB), saat lembaga ini melakukan penyelidikan.
Pasalnya, setiap Satgas Waspada Investasi 'masuk' pengurus perusahaan investasi ini hilang dan melupakan kewajiban mereka membayar imbal hasil (yield) kepada anggota. Demikian disampaikan Ketua Satgas Waspada Investasi, Sarjito di Jakarta, Selasa (12/6/2012).
"Penindakan di bidang ini tidak mudah. Gara-gara Satgas masuk dan Ponzi (gali lubang tutup lubang) itu mulai bangkrut, dan orang bisa marah. Termasuk ke Satgas," kata Sarjito.
"Jika tidak kan mereka akan menikmati. Saat satgas tergerak, pengurus tahu nggak, ucapnya.
Padahal maksud penelurusan yang dilakukan Satgas untuk mencegah korban yang lebih banyak. Awal penelusan yang dilakukan Satgas, selama ini lebih banyak karena laporan dari anggota yang terdiri dari Bapepam-LK, Bank Indonesia, Bareskrim Polri, Kejaksaan Agung, PPATK, Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Bapepti, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, serta BKPM.
Sarjito pun tidak bosan mengingatkan kepada masyarakat untuk melaporkan kegiatan investasi di wilayahnya yang terindikasi Ponzi.
Sebelumnya Sarjito menjelaskan, kemauan masyarakat berinvestasi model 'Koperasi Langit Biru' didorong oleh contoh (yang seolah nyata) dari kesukesan kerabat atau rekan-rekan yang sudah lebih dulu bergaung. Nyatanya, skema ponzi yang dijalankan manajeman adalah membayar keuntungan anggota dari hasil penempatan dana anggota lainnya.
"Kembali saya tekankan, rasionalitas mereka tertutup oleh janji-janji yang sudah ada. Justru proses penguatannya terjadi. Ada saudara telah ikut dan oke-oke saja. Tetangga juga. Ada social betterment, economic betterment. Bukti mereka lebih layak," jelasnya.
Contoh lain, salah satu anggota Money Game di daerah mengaku sangat yakin akan investasinya. "Pak, saya sudah ganti empat mobil dengan ikut proyek ini," ucapan si anggota yang Sarjito tirukan.
"Itu kan yang dilakukan untuk meyakinkan pihak lain. Kenapa nggak ikut? Dia sudah sukses," tegas Sarjito.
(wep/ang)
Pasalnya, setiap Satgas Waspada Investasi 'masuk' pengurus perusahaan investasi ini hilang dan melupakan kewajiban mereka membayar imbal hasil (yield) kepada anggota. Demikian disampaikan Ketua Satgas Waspada Investasi, Sarjito di Jakarta, Selasa (12/6/2012).
"Penindakan di bidang ini tidak mudah. Gara-gara Satgas masuk dan Ponzi (gali lubang tutup lubang) itu mulai bangkrut, dan orang bisa marah. Termasuk ke Satgas," kata Sarjito.
"Jika tidak kan mereka akan menikmati. Saat satgas tergerak, pengurus tahu nggak, ucapnya.
Padahal maksud penelurusan yang dilakukan Satgas untuk mencegah korban yang lebih banyak. Awal penelusan yang dilakukan Satgas, selama ini lebih banyak karena laporan dari anggota yang terdiri dari Bapepam-LK, Bank Indonesia, Bareskrim Polri, Kejaksaan Agung, PPATK, Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Bapepti, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, serta BKPM.
Sarjito pun tidak bosan mengingatkan kepada masyarakat untuk melaporkan kegiatan investasi di wilayahnya yang terindikasi Ponzi.
Sebelumnya Sarjito menjelaskan, kemauan masyarakat berinvestasi model 'Koperasi Langit Biru' didorong oleh contoh (yang seolah nyata) dari kesukesan kerabat atau rekan-rekan yang sudah lebih dulu bergaung. Nyatanya, skema ponzi yang dijalankan manajeman adalah membayar keuntungan anggota dari hasil penempatan dana anggota lainnya.
"Kembali saya tekankan, rasionalitas mereka tertutup oleh janji-janji yang sudah ada. Justru proses penguatannya terjadi. Ada saudara telah ikut dan oke-oke saja. Tetangga juga. Ada social betterment, economic betterment. Bukti mereka lebih layak," jelasnya.
Contoh lain, salah satu anggota Money Game di daerah mengaku sangat yakin akan investasinya. "Pak, saya sudah ganti empat mobil dengan ikut proyek ini," ucapan si anggota yang Sarjito tirukan.
"Itu kan yang dilakukan untuk meyakinkan pihak lain. Kenapa nggak ikut? Dia sudah sukses," tegas Sarjito.
(wep/ang)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Senin, 20/05/2013 00:22 WIB
Korban Runtuhan Tambang Freeport di Papua Bertambah Jadi 8
-
Senin, 20/05/2013 00:00 WIB
Bayar Pajak Lebih Cepat dan Praktis dengan mandiri e-tax
-
Minggu, 19/05/2013 18:06 WIB
Djarum, Gudang Garam, Sampoerna Cs Ekspansi Pabrik, Penerimaan Cukai 'Kinclong'
-
Minggu, 19/05/2013 17:55 WIB
Ini Dia Para BUMN yang Dapat Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Minggu, 19/05/2013 17:35 WIB
Mulai Juli, 276 SPBU di DKI Uji Coba Operasikan RFID
-
Senin, 20/05/2013 00:22 WIB
Korban Runtuhan Tambang Freeport di Papua Bertambah Jadi 8
-
Minggu, 19/05/2013 16:48 WIB
BUMN Manakah yang Membayar Gaji Pegawainya Paling Rendah?
-
Minggu, 19/05/2013 17:35 WIB
Ini Dia Para BUMN yang Dapat Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Minggu, 19/05/2013 17:57 WIB
Djarum, Gudang Garam, Sampoerna Cs Ekspansi Pabrik, Penerimaan Cukai 'Kinclong'
-
Minggu, 19/05/2013 15:15 WIB
Tak Mau Kalah Saing dengan Batik Air, Bos Garuda Siap Pasang WiFi di Pesawat
-
67 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
37 Komentar
-
27 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 18/05/2013 11:27 WIB
Pagi-pagi, Gita Wirjawan Beri Kuliah Mahasiswa dan Alumni IPB di Hotel Hyatt
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di pagi in imemberi kuliah umum kepada mahasiswa dan alumni program pasca sarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:44 WIB WIB
Cerita Gita Wirjawan Temui Hillary Clinton Karena Sawit RI Ditolak AS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










