detikfinance

10 Ribu Pabrik di China Bangkrut, RI Waspada

Wiji Nurhayat - detikfinance
Rabu, 13/06/2012 12:53 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/13/1036/124828_gitacover2.jpg
Jakarta - Imbas krisis ekonomi di Eropa dan AS sudah menjalar ke negeri China. Saat ini sudah 10 ribu pabrik di China tutup akibat permintaan ekspor dari Eropa dan AS menurun.

Demikian disampaikan oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Rabu (13/6/2012).

"Sama seperti kita, Tiongkok juga mengalami hal seperti ini. Pertumbuhan utility menurun dari 80% menjadi 60% saat ini, dan berimbas pada penutupan 10.000 pabrik di Tiongkok," jelas Gita.

Saat ini, China pun mencari pasar-pasar baru untuk barang ekspornya sehingga tidak ada lagi pabrik-pabrik yang ditutup. Salah satu yang bakal menjadi sasaran adalah Indonesia karena pasar dalam negerinya besar.

"Kemudian yang dilakukan Tiongkok mencari pasar-pasar baru. Pasar baru itu adalah Indonesia. Harus diingat konsumsi domestik kita 60%, jadi secara menyeluruh dan luas kita tidak terpengaruh terhadap shock dunia," katanya.

Tingkat konsumsi rumah tangga di Indonesia yang besar menjadi incaran dari China. "Apalagi kita punya slogan 'murah dan kenyang' dan banyak barang-barang pangan dan non pangan (China) yang jumlahnya ribuan tidak sesuai K3L (keselamatan, keamanan, dan kesehatan lingkungan)," cetus Gita.




(dnl/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA