detikfinance

Orang Kaya RI Makin Rajin Beli Properti Tanpa Kredit

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Rabu, 13/06/2012 14:51 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/13/1016/145149_rumah3luar.jpg
Jakarta - Pertumbuhan bisnis properti membawa dampak positif bagi pengembang. Dari seluruh unit yang ditawarkan, khususnya segmen menengah atas, laris diserbu konsumen. Cara pembayaran tunai pun kini lebih banyak, dibandingkan kredit pemilikan rumah (KPR).

Pembayaran tunai diakui Marketing Manager PT Intiland Development Tbk (DILD), Hammy Sugiharto. "Memang industri properti sedang bomb dan paling banyak yang membeli unit properti dengan cara cash," kata Hammy di Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (13/6/2012).

Hal ini dialami Hammy dalam pemasaran Serenia Hills. Unit perumahan premium ini telah terjual 134 unit dari total 225 unit yang tersedia. Padahal harga yang dibanderol untuk rumah ini cukup tinggi, Rp 2,2 miliar untuk tipe terkecil.

"Dari yang sudah terjual lebih banyak bayar cash dan cash bertahap. Rata-rata pembeli adalah warga sekitar Karang Tengah, termasuk warga di Vila Delima," tambah Hammy.

Diketahui, Serenia Hills berada di areal 10 ha dan terletak di belakang perumahan Vila Delima. Lahan ini dilepas pengembang Vila Delima dari grup Gajah Tunggal dan kini dikembangkan Intiland.

Menurutnya, Jakarta Selatan menjadi incaran konsumen berkantong tebal. Lebak Bulus hingga Tangerang Selatan menjadi opsi tinggal masyarakat selain di wilayah Pondok Indah atau Menteng.

"Sekarang kalau kita lihat, Pondok Indah harganya sudah mencapai Rp 9 miliar. Demand-nya jauh melebihi supplainya. Jadi kami anggap Selatan jadi alternatif," paparnya.

"Yang beli kami lihat masyarakat sekitar, yang beli untuk anaknya," tegas Hammy.



(wep/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA