detikfinance

Ujian Calon Bos OJK

Seleksi OJK, Muliaman Ditodong Kasus Bank Century dan Bank Indover

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Kamis, 14/06/2012 12:50 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/14/5/124835_mhdalam.jpg
Jakarta - Calon Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menjadi bulan-bulanan Komisi XI DPR. Saat fit and proper test OJK, Anggota Komisi XI mencecar Muliaman yang juga sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dengan pertanyaan terkait kasus Bank Century dan Bank Indover.

Salah satu Anggota Komisi XI yang menghujani Muliaman dengan pertanyaan tersebut adalah Maruarar Sirait. Politisi PDIP ini menyoroti peran Muliaman saat terjadi likuidasi bank Indover dan bailout Bank Century.

"Saya ingin menanyakan tugas pak Muliaman dalam pengawasan bank, terkait bank Indover dan bank Century. Bagaimana menjelaskan Bank Indover dan Century saat bapak menjabat," ungkap Maruarar saat fit and proper test, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (14/6/2012).

Sementara politisi dari Fraksi PAN, Lauren Bahang Dama juga menyoroti keterlibatan Muliaman dalam pengambilan keputusan untuk menyelamatkan Bank Century.

"Integritas keputusan kolektif dari BI dan pemerintah? Itu yang menyebabkan persoalan Bank Century," tanya Lauren.

Kasus Bank Century mencuat setelah publik mengetahui pengucuran dana Bank Indonesia (BI) dalam bentuk Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada Bank Century. Hal ini menyebabkan bank ini menerima kucuran dana LPS Rp6,7 triliun.

Saat itu, Muliaman telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengaturan dan Penelitian Perbankan. Dia pun sempat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus tersebut pada tahun 2010 lalu.

Sementara itu, kasus bankrutnya Bank Indover yang terjadi pada tahun 2008 juga masih menyimpan tanya. BI pernah menyampaikan kerugian yang dialami dengan dilikuidasinya Bank Indover oleh pengadilan Belanda sebesar Rp7 triliun. Namun, kini DPR RI kembali mempertanyakan penyebab bankrutnya bank anak usaha BI ini.




(feb/nia)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA
    MustRead close