detikfinance

Laba Kinclong, Sarana Menara Enggan Bagi Dividen

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Jumat, 15/06/2012 17:25 WIB
Jakarta - Perusahaan jasa menara telekomunikasi, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) belum juga membagikan dividen kepada pemegang saham di tahun buku 2011. Manajemen beralasan, perseroan masih memerlukan banyak dana dalam rangka ekspansi usaha.

Demikian disampaikan Direktur Utama TOWR, Adam Gifari, di Hotel Kempinski Jakarta, Jumat (15/6/2012).

"Bahwa tidak ada pembagian dividen. Keputusan tersebut juga sudah disetujui para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Kami masih memerlukan dana untuk ekspansi," jelas Adam.

Ekpansi yang Adam maksud adalah penambahan infrastruktur menara, baik pembangunan baru atau akuisisi menara yang sudah berdiri. "Intinya, jika di 201, 40% dari menara yang kami miliki berasal dari akuisisi. Untuk tahun ini akuisisi hanya 10%-20% dari total menara," tambah Adam.

Diketahui, Sarana Menara Nusantara hingga akhir tahun lalu memiliki menara di 6.363 lokasi dan 10.798 sewa. Laba yang berhasil perseroan raih Rp 283,9 miliar pada akhir 2011, atau naik dari sebelumnya Rp 100 miliar. Pendapatan juga naik dari Rp 1,36 triliun menjadi Rp 1,65 triliun.

"Kami berharap keuntungan dari pertumbuhan pasar selular, yang berkembang karena bertambahnya pengguna dan naiknya permintaan untuk layanan data," ucap Adam.

Biaya ekspansi juga bisa didapat dari sumber lain. Sebagai antisipansi, TOWR berencana menerbitkan saham baru Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (non HMETD). Perkiraan jumlah saham baru sekitar 10% dengan nilai Rp 1,5 triliun.

Namun, manajemen akan mengeksekusi non HMETD jika memerlukan dana mendesak. "Non HMETD sudah disetujui. Tapi realisasinya nanti jika ada kebutuhan," imbuhnya.



(wep/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA