detikfinance

Saham TV Berbayar Milik Hary Tanoe Dibanderol Rp 1.460-Rp 1.750

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Jumat, 15/06/2012 17:54 WIB
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), anak usaha PT Global Mediancom Tbk menetapkan harga saham Rp 1.460-Rp 1.750 per lembar dalam penawaran umum saham perdananya (initial public offering/IPO). Dana maksimal yang diincar Rp 2,471 triliun.

Menurut Presiden Direktur MNC Sky Vision, Rudy Tanoesoedibjo, saham yang ditawarkan sekitar 20% dari modal disetor dan ditempatkan penuh atau sekitar 1.412.776.000 lembar. Ini terdiri dari saham baru 847.666.000 lembar dan saham divestasi milik PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) sebanyak 565.110.00 lembar.

"Sebanyak 8% saham yang dilepas adalah divestasi," kata Rudy di Jakarta, Jumat (15/6/2012).

Dari hasil penawaran umum, sekitar 70% digunakan sebagai belanja modal diantaranya pembelian dekoder, antena, kartu tayang, dan peralatan penunjang penyiaran. Selain itu, dana IPO juga sebagai pelunasan pinjaman perseroan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Rp 50 miliar.

Selain itu, perseroan juga akan melunasi utang dari pemegang saham pengendali, PT Global Mediacom Tbk sebanyak Rp 170 miliar yang didapatkan secara bertahap. Sisanya sebagai modal kerja berupa rekondisi dekoder dan perbaikan fasilitas kerja.

"Sebanyak 70% ekspansi. Sisanya pelunasan pinjaman dan modal kerja," tambah Rudy.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Danareksa Sekuritas dan PT MNC Securites. Keduanya menjamin kesanggupan penuh (full commitment) terdapat IPO MNC Sky Vision.

Periode penawaran awal (bookbuilding) adalah 15 Juni-25 Juni, dengan penawaran umum dimulai 29 juni sampai 3 Juli. Listing dijadwalkan 9 Juli.

Dalam penawaran saham IPO ini, MNC Sky Vision juga menggelar roadshow ke sejumlah negara. "Roadshow ke Asia, Eropa dan Amerika pada minggu depan," imbuhnya.



(wep/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA