detikfinance

BI Ingatkan Bank Tidak Persulit Nasabah Tutup Kartu Kredit

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Jumat, 15/06/2012 18:07 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/15/5/180730_logobiluar.jpg
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengingatkan bank-bank agar tidak mempersulit nasabah yang ingin menghentikan penggunaan kartu kredit.

Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi Ahmad Johansyah mengungkapkan banyak nasabah yang mengeluhkan kesulitan dalam penghentian pengggunaan kartu kredit. Untuk itu, dia mengatakan bank dilarang mempersulit penutupan kartu kredit ini.

"Nasabah mengaku susah mau tutup kartu kredit," ungkap Difi saat memberi pemaparan kepada wartawan di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (15/6/2012).

Difi menjelaskan tata cara penutupan kartu kredit relatif sangat mudah. Bank penerbit kartu kredit bisa langsung memblokir kartu kredit nasabah atas permintaan nasabah yang bersangkutan.

"Kartu kredit wajib diblokir oleh penerbit sejak adanya permohonan penghentian kartu kredit diterima dan pemegang tidak memiliki kewajiban (tanggungan) kepada penerbit," ujarnya.

Difi menambahkan penutupan kartu kredit ini dapat dilakukan paling lama 3 hari kerja setelah permintaan penutupan dari nasabah diterima bank penerbit kartu kredit.

"Setelah tagihan dilunasi, dan sejak dilunasi boleh tutup. Kalau memang ada kelebihan saldo, maka harus ditransfer ke rekening nasabah," tandasnya.



(feb/nia)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA
    MustRead close