detikfinance

Bisnis Rumah di Malaysia dan Singapura Lesu, RI Jadi 'Bintang' Properti

Wahyu Daniel - detikfinance
Sabtu, 16/06/2012 12:51 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/16/1016/125117_190725apartemen03luar.jpg
Jakarta - Krisis ekonomi global membuat harga di Singapura dan Malaysia diprediksi lesu tahun ini. Namun Indonesia dipastikan bakal menjadi pemain 'bintang' properti di Asia Tenggara.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Riset Knight Frank Asia-Pasifik Nicholas Holt dalam siaran pers yang dikutip detikFinance, Sabtu (16/6/2012).

"Indonesia masih dipastikan menjadi pemain bintang (properti) di Asia Tenggara dengan tingkat pertumbuhan harga yang konsisten di semua segmentasi pasar perumahan, meningkat 3,6% (yoy) dan 0,8% (qoq)," jelas Holt.

Menurutnya, reputasi positif seputar Indonesia disandang mulai dari triliun dolar ekoomi (dalam istilah tingkat daya beli/purchasing power terms), pertumbuhan ekonomi yang stabil, inflasi yang terkontrol baik, dan kelompok kelas menengah yang membutuhkan perumahan.

Dalam kajiannya, Knight Frank menyatakan, kinerja pasar properti di Asia tengah lesu akibat krisis utang di Eropa. Di China kinerja pasar properti diperkirakan bakal melemah apabila kondisi ekonomi terus menunjukkan perlambatan yang signifikan tahun ini. Pemerintah China kemungkinan akan melonggarkan beberapa kebijakan regulasi pengetatan yang sebelumnya terjadi untuk mendongkrak aktivitas penjualan properti.

Sementara di Malaysia, laju pertumbuhan harga properti perumahan diproyeksi stabil dalam beberapa bulan mendatang, namun dengan kemungkinan terjadinya perlambatan sampai akhir 2012.

Di Singapura, ada tambahan pasokan baru perumahan yang sangat besar tahun ini. Tapi karena masih banyaknya pasokan properti yang belum terjual, maka harga pasar properti perumahan di Singapura diperkirakan terus terkoraksi sampai akhir tahun.



(dnl/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
      Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
      Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA