Krisis Makin Parah, Carrefour 'Cabut' Dari Yunani
Sabtu, 16/06/2012 13:23 WIB
Jakarta - Kondisi krisis utang yang kian parah melanda Yunani membuat perusahaan ritel terbesar di Eropa, Carrefour, dikabarkan hengkang dari negara tersebut.
Carrefour menarik bisnisnya dari Yunani karena daya beli di negara tersebut terus menurun dan membuat bisnis menjadi tidak menguntungkan.
Carrefour menjual kepemilikannya pada perusahaan joint venture di Yunani kepada perusahaan lokal Marinopoulos. Kebijakan ini dilakukan sebagai akibat makin parahnya kondisi Eropa akibat krisis utang di banyak negara. Belum lagi muncul kekhawatiran Yunani akan keluar dari Uni Eropa.
Penjualan Carrefour di Yunani pada kuartal I-2012 ini dikabarkan turun 16% akibat penurunan daya beli di negara tersebut. Carrefour yang merupakan perusahaan ritel kedua terbesar di dunia setelah Wal-Mart, berhasil memperoleh penjualan 2,2 miliar euro di Yunani tahun lalu. Namun para analis memperkirakan, Carrefour akan rugi 40 juta euro tahun ini.
"Ini tindakan yang tidak buruk, meskipun Carrefour akan kehilangan uangnya," ujar analis Laurence Hoffman dikutip dari CNBC, Sabtu (16/6/2012),
Penjualan bisnis Carrefour di Yunani ini merupakan kebijakan pertama bos baru Carrefour yaitu Georges Plassat. Kebijakan ini terpaksa diambil karena kondisi ekonomi Eropa makin tak menentu.
Kebijakan ini direspons positif pasar, dengan kenaikan saham Carrefour 2,8% pada perdagangan di bursa Paris kemarin.
Di Yunani, Carrefour hadir sejak 1999 dengan nama Carrefour Marinopoulos. Namun akhirnya Carrefour menjual bagian bisnisnya ke Marinopolous yang juga merupakan partner dari berbagai merek dunia seperti, Marks & Spencer, Gap Inc, dan Starbucks.
(rrd/dnl)
Carrefour menarik bisnisnya dari Yunani karena daya beli di negara tersebut terus menurun dan membuat bisnis menjadi tidak menguntungkan.
Carrefour menjual kepemilikannya pada perusahaan joint venture di Yunani kepada perusahaan lokal Marinopoulos. Kebijakan ini dilakukan sebagai akibat makin parahnya kondisi Eropa akibat krisis utang di banyak negara. Belum lagi muncul kekhawatiran Yunani akan keluar dari Uni Eropa.
Penjualan Carrefour di Yunani pada kuartal I-2012 ini dikabarkan turun 16% akibat penurunan daya beli di negara tersebut. Carrefour yang merupakan perusahaan ritel kedua terbesar di dunia setelah Wal-Mart, berhasil memperoleh penjualan 2,2 miliar euro di Yunani tahun lalu. Namun para analis memperkirakan, Carrefour akan rugi 40 juta euro tahun ini.
"Ini tindakan yang tidak buruk, meskipun Carrefour akan kehilangan uangnya," ujar analis Laurence Hoffman dikutip dari CNBC, Sabtu (16/6/2012),
Penjualan bisnis Carrefour di Yunani ini merupakan kebijakan pertama bos baru Carrefour yaitu Georges Plassat. Kebijakan ini terpaksa diambil karena kondisi ekonomi Eropa makin tak menentu.
Kebijakan ini direspons positif pasar, dengan kenaikan saham Carrefour 2,8% pada perdagangan di bursa Paris kemarin.
Di Yunani, Carrefour hadir sejak 1999 dengan nama Carrefour Marinopoulos. Namun akhirnya Carrefour menjual bagian bisnisnya ke Marinopolous yang juga merupakan partner dari berbagai merek dunia seperti, Marks & Spencer, Gap Inc, dan Starbucks.
(rrd/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Selasa, 21/05/2013 22:46 WIB
DBS Boleh Beli 67% Saham Danamon, Asal Bank BUMN Mudah Buka Cabang di Singapura
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 20:36 WIB
Chatib Basri Angkat Bicara Soal Nasib Jembatan Selat Sunda
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
Jero Wacik: Jika Tak Impor BBM, Antrean Kendaraan di SPBU Bisa 10 Km
-
Selasa, 21/05/2013 20:11 WIB
Pemerintah Masih Tunggu Investigasi Runtuhnya Tambang Bawah Tanah Freeport
-
Selasa, 21/05/2013 08:34 WIB
Kisah Sulitnya Bintang Porno Membuka Rekening Bank
-
Selasa, 21/05/2013 08:24 WIB
Dapat Predikat 'Termahal', Ini Dia Rumah Berharga Rp 1,8 Triliun
-
Selasa, 21/05/2013 07:31 WIB
Cari 60.000 PNS Baru, Pemerintah Gunakan Kembali Passing Grade
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 09:52 WIB
Puluhan Brimob Berjaga-jaga di Kantor Jero Wacik, Ada Apa?
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 14:15 WIB WIB
Ini Kementerian yang Berikan Gaji Paling Tinggi Bagi PNS-nya
-
Selasa, 21/05/2013 14:06 WIB WIB
Gita Wirjawan Akui BlackBerry Q10 dan Z10 Tak Boleh Beredar
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







