Dahlan Iskan: Jangan Lagi Impor Kondom!
Minggu, 17/06/2012 14:20 WIB
Bandung - Menteri BUMN Dahlan Iskan mendatangi pabrik kondom milik BUMN yaitu PT Mitra Rajawali Banjaran (MRB) anak usaha PT RNI di Bandung. Dahlan sempat berkeliling pabrik kondom dan beristirahat di sebuah pekarangan melakukan sebuah rapat kecil dengan jajaran direksi PT MRB.
Dahlan mengatakan peluang berkembangnya perusahaan kondom milik PT MRB masih sangat besar. Hal ini karena pasar kondom di Indonesia cukup menjanjikan. Saat ini pasar kondom di dalam negeri masih diramaikan oleh produk impor.
"Peluang kondom ini masih sangat besar, karena sekarang kondom impor masih besar, dan kita harus bisa mengisi pasar itu, jangan lagi impor," tutur Dahlan kepada detikFinance usai rapat bersama PT MRB di Bandung, Minggu (17/6/12).
Menurutnya kerja keras dari manajemen menjadi salah satu kunci keberhasilan dan meningkatkan daya saing perusahaan kondom bermerk Artika ini. "Menajemen perusahaan ini harus kerja keras, ini kan manajemennya baru," tambahnya.
Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia Ismed Hasan Putro pun mengatakan hal serupa, saat ini kompetitor terberat adalah kondom impor. "Kompetitor yang berat itu ya produk kondom yang diimpor," ungkap Ismed.
Ismed mengatakan, ada 3 pesan penting yang diungkapkan kepada jajaran direksi PT Mitra Rajawali Banjaran. "Pak Dahlan minta agar direksi lebih bekerja keras, meningkatkan produktivitas, dan kreatif mencari peluang pasar, 3 hal itu yang diminta pak menteri tadi," tutup Ismed.
Saat ini kondom produksi RNI ini hanya menguasai pasar 2% dari pangsa pasar kondom di Indonesia. Sementara 98% sisanya dikuasai oleh kondom impor bermerek Sutera, Fiesta, Durex dan lain-lain.
(zul/hen)
Dahlan mengatakan peluang berkembangnya perusahaan kondom milik PT MRB masih sangat besar. Hal ini karena pasar kondom di Indonesia cukup menjanjikan. Saat ini pasar kondom di dalam negeri masih diramaikan oleh produk impor.
"Peluang kondom ini masih sangat besar, karena sekarang kondom impor masih besar, dan kita harus bisa mengisi pasar itu, jangan lagi impor," tutur Dahlan kepada detikFinance usai rapat bersama PT MRB di Bandung, Minggu (17/6/12).
Menurutnya kerja keras dari manajemen menjadi salah satu kunci keberhasilan dan meningkatkan daya saing perusahaan kondom bermerk Artika ini. "Menajemen perusahaan ini harus kerja keras, ini kan manajemennya baru," tambahnya.
Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia Ismed Hasan Putro pun mengatakan hal serupa, saat ini kompetitor terberat adalah kondom impor. "Kompetitor yang berat itu ya produk kondom yang diimpor," ungkap Ismed.
Ismed mengatakan, ada 3 pesan penting yang diungkapkan kepada jajaran direksi PT Mitra Rajawali Banjaran. "Pak Dahlan minta agar direksi lebih bekerja keras, meningkatkan produktivitas, dan kreatif mencari peluang pasar, 3 hal itu yang diminta pak menteri tadi," tutup Ismed.
Saat ini kondom produksi RNI ini hanya menguasai pasar 2% dari pangsa pasar kondom di Indonesia. Sementara 98% sisanya dikuasai oleh kondom impor bermerek Sutera, Fiesta, Durex dan lain-lain.
(zul/hen)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:24 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










