detikfinance

Dahlan Iskan: Jangan Lagi Impor Kondom!

Zulfi Suhendra - detikfinance
Minggu, 17/06/2012 14:20 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/17/1036/142047_kondomtsdpn.jpg
Bandung - Menteri BUMN Dahlan Iskan mendatangi pabrik kondom milik BUMN yaitu PT Mitra Rajawali Banjaran (MRB) anak usaha PT RNI di Bandung. Dahlan sempat berkeliling pabrik kondom dan beristirahat di sebuah pekarangan melakukan sebuah rapat kecil dengan jajaran direksi PT MRB.

Dahlan mengatakan peluang berkembangnya perusahaan kondom milik PT MRB masih sangat besar. Hal ini karena pasar kondom di Indonesia cukup menjanjikan. Saat ini pasar kondom di dalam negeri masih diramaikan oleh produk impor.

"Peluang kondom ini masih sangat besar, karena sekarang kondom impor masih besar, dan kita harus bisa mengisi pasar itu, jangan lagi impor," tutur Dahlan kepada detikFinance usai rapat bersama PT MRB di Bandung, Minggu (17/6/12).

Menurutnya kerja keras dari manajemen menjadi salah satu kunci keberhasilan dan meningkatkan daya saing perusahaan kondom bermerk Artika ini. "Menajemen perusahaan ini harus kerja keras, ini kan manajemennya baru," tambahnya.

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia Ismed Hasan Putro pun mengatakan hal serupa, saat ini kompetitor terberat adalah kondom impor. "Kompetitor yang berat itu ya produk kondom yang diimpor," ungkap Ismed.

Ismed mengatakan, ada 3 pesan penting yang diungkapkan kepada jajaran direksi PT Mitra Rajawali Banjaran. "Pak Dahlan minta agar direksi lebih bekerja keras, meningkatkan produktivitas, dan kreatif mencari peluang pasar, 3 hal itu yang diminta pak menteri tadi," tutup Ismed.

Saat ini kondom produksi RNI ini hanya menguasai pasar 2% dari pangsa pasar kondom di Indonesia. Sementara 98% sisanya dikuasai oleh kondom impor bermerek Sutera, Fiesta, Durex dan lain-lain.



(zul/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA
    MustRead close