detikfinance

Sering Bermasalah, BUMN Dilarang Dahlan Iskan Kelola CSR

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Selasa, 19/06/2012 11:36 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/19/4/113615_di1luar.jpg
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta BUMN tak lagi mengelola program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Program Kemitraan dan Bakti Lingkungan (PKBL) mulai tahun depan.

Dahlan mengambil langkah ini karena melihat kemampuan dan sistem program PKBL di lingkungan BUMN yang lemah, sehingga membuat program PKBL bermasalah dan tidak efektif.

"Saya minta tahun depan supaya dana ini disalurkan oleh lembaga-lembaga khusus yang berpengalaman dan profesional, memiliki kapasitas, SDM, dan reputasi untuk menangai hal tersebut. Sehingga BUMN tidak lagi mengurusi itu (PKBL)," ungkap Dahlan di Jakarta, Selasa (19/6/2012).

Dahlan memberi contoh Pertamina dan PLN, dua perusahaan besar tersebut menurut Dahlan dibentuk bukan untuk mengelola kegiatan sosial, melainkan untuk mengelola minyak dan listrik. Sehingga malah berdampak pada fokus perusahaan yang terganggu dalam menjalankan tugas utamanya.

"Itu PLN dibentuk untuk menangani masalah listrik. Terus kemudian disuruh menangani masalah usaha mikro. Itu harus memerlukan ilmu, sistem, organisasi. Saya rasa nggak ada di organisasi tersebut (PLN). Pertamina juga sama," tambahnya.

Di tempat yang sama, Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bahrullah Akbar mengatakan, BPK memberikan catatan khusus terhadap persoalan dalam pengelolaan aset, Program Kemitraan dan Bakti Lingkungan (PKBL), dan proses perencanaan anggaran di kementerian BUMN.



(feb/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy

    Deskripsi Online Trading Academy. Silakan membuka http://jahex.detik.com/statik/createstatic untuk mengupdate deskripsi ini.

    REGISTRASI OTA
    MustRead close