Kementan: Domba Garut Sudah Diakui Internasional Sebagai Milik RI
Selasa, 19/06/2012 18:04 WIB
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan Domba Garut sudah diakui sebagai milik Indonesia. Domba Garut merupakan Plasma Nutfah asal Indonesia.
"Domba Garut sudah ditetapkan sebagai plasma nutfah Indonesia, dan sudah diakui secara internasional," kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Syukur Iwantoro kepada detikFinance, Selasa (19/6/2012)
Syukur menegaskan sangat tidak mungkin Malaysia mengklaim Domba Garut Indonesia. Hal ini mementahkan kekhawatiran para peternak Domba Garut di Jawa Barat.
"Saya yakin itu tidak mungkin," tegas Syukur.
Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera (PPNSI) Bahruzin mengkhawatirkan adanya pengklaiman atas kepemilikan Domba Garut, pasalnya menurut Bahruzin pemerintah belum melakukan pemurnian atas Domba asli Indonesia ini.
"Kalau kita tidak pelihara keaslian ini, domba itu diambil oleh Malaysia, kalau dia beli lalu diseleksi sehingga dia mendapatkan pemurniannya dari hasil seleksi," katanya
Kekhawatiran ini karena kegiatan perdagangan Domba Garut ke Malaysia sudah terjadi sejak tahun 2000 lalu. Selain rajin impor domba hidup, mereka juga mengembangbiakan domba-domba asal Indonesia. Proses perdagangannya dilakukan melalui perdagangan antar pulau termasuk dari Banten ke Medan lalu ke Malaysia.
Bahkan Wakil Ketua DPD Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Sumatera Utara Elianor Sembiring mengatakan saat ini hampir semua Domba Garut yang di ekspor ke Malaysia belum dilakukan pengkebirian atau Kastrasi. Dengan demikian negara importir seperti Malaysia dengan mudah mengembangbiakkan Domba Garut di negerinya.
Kastrasi adalah suatu tindakan yang sengaja dilakukan untuk menghilangkan fungsi dari alat reproduksi dengan jalan mematikan sel kelamin jantan dan betina sehingga ternak bersangkutan tidak mampu menghasilkan keturunan. Kastrasi dapat dilakukan dengan jalan mengikat, mengoperasi ataupun memasukan bahan kimia ke dalam organ tubuh tertentu.
(hen/dnl)
"Domba Garut sudah ditetapkan sebagai plasma nutfah Indonesia, dan sudah diakui secara internasional," kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Syukur Iwantoro kepada detikFinance, Selasa (19/6/2012)
Syukur menegaskan sangat tidak mungkin Malaysia mengklaim Domba Garut Indonesia. Hal ini mementahkan kekhawatiran para peternak Domba Garut di Jawa Barat.
"Saya yakin itu tidak mungkin," tegas Syukur.
Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera (PPNSI) Bahruzin mengkhawatirkan adanya pengklaiman atas kepemilikan Domba Garut, pasalnya menurut Bahruzin pemerintah belum melakukan pemurnian atas Domba asli Indonesia ini.
"Kalau kita tidak pelihara keaslian ini, domba itu diambil oleh Malaysia, kalau dia beli lalu diseleksi sehingga dia mendapatkan pemurniannya dari hasil seleksi," katanya
Kekhawatiran ini karena kegiatan perdagangan Domba Garut ke Malaysia sudah terjadi sejak tahun 2000 lalu. Selain rajin impor domba hidup, mereka juga mengembangbiakan domba-domba asal Indonesia. Proses perdagangannya dilakukan melalui perdagangan antar pulau termasuk dari Banten ke Medan lalu ke Malaysia.
Bahkan Wakil Ketua DPD Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Sumatera Utara Elianor Sembiring mengatakan saat ini hampir semua Domba Garut yang di ekspor ke Malaysia belum dilakukan pengkebirian atau Kastrasi. Dengan demikian negara importir seperti Malaysia dengan mudah mengembangbiakkan Domba Garut di negerinya.
Kastrasi adalah suatu tindakan yang sengaja dilakukan untuk menghilangkan fungsi dari alat reproduksi dengan jalan mematikan sel kelamin jantan dan betina sehingga ternak bersangkutan tidak mampu menghasilkan keturunan. Kastrasi dapat dilakukan dengan jalan mengikat, mengoperasi ataupun memasukan bahan kimia ke dalam organ tubuh tertentu.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 20:36 WIB
Chatib Basri Angkat Bicara Soal Nasib Jembatan Selat Sunda
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
Jero Wacik: Jika Tak Impor BBM, Antrean Kendaraan di SPBU Bisa 10 Km
-
Selasa, 21/05/2013 20:11 WIB
Pemerintah Masih Tunggu Investigasi Runtuhnya Tambang Bawah Tanah Freeport
-
Selasa, 21/05/2013 20:04 WIB
Usai Dilantik Jadi Menkeu, Chatib Temui Agus Marto
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 20:26 WIB
Chatib Basri Angkat Bicara Soal Nasib Jembatan Selat Sunda
-
Selasa, 21/05/2013 18:46 WIB
Pemilik Kendaraan yang Tak Pakai RFID Bakal Ditolak Beli BBM Subsidi
-
Selasa, 21/05/2013 20:00 WIB
Usai Dilantik Jadi Menkeu, Chatib Temui Agus Marto
-
Selasa, 21/05/2013 20:13 WIB
Jero Wacik: Jika Tak Impor BBM, Antrean Kendaraan di SPBU Bisa 10 Km
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 14:15 WIB WIB
Ini Kementerian yang Berikan Gaji Paling Tinggi Bagi PNS-nya
-
Selasa, 21/05/2013 14:06 WIB WIB
Gita Wirjawan Akui BlackBerry Q10 dan Z10 Tak Boleh Beredar
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










