Laporan dari Singapura
Soal Pemilikan Properti Asing, Belajarlah Pada Singapura
Rabu, 20/06/2012 07:15 WIB
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Singapura - Sudah selayaknya Indonesia banyak belajar dari Singapura, bagaimana pengelolaan properti. Khususnya pemilikan oleh asing. Pemerintah harus mulai membuat aturan yang jelas tentang kepemilikan asing, karena membawa manfaat besar bagi negara.
Sekjen DPP REI, Eddy Hussy menerangkan, pembukaan pemilikan properti oleh asing membawa industri tumbuh. Ada multiplyer effect yang nyata, seperti penyerapan tenaga kerja dan penerimaan pajak.
"Negara lain di mana-mana bisa dan tidak ada problem," kata Eddy di Singapura, Rabu (20/6/2012).
Memang peluang pemilikan asing sudah ada, namun waktunya berjenjang. Pada periode tertentu, pemilik harus memperpanjang masa pemilikan dan ini dianggap memakan waktu. Contohlah Singapura yang menerapkan masa kepemilikan properti asing selama 99 tahun.
Hal yang sama disampaikan Sekjen International Real Estate Federation (FIABCI) untuk Asia Pasifik, Rusmin Lawin. "Saat ini merupakan momentum bagi pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan terkait aturan asing berinvestasi di sektor properti," tutur Rusmin.
Lenjutnya, Indonesia jauh ketinggalan dibanding negara tetangga terkait pemilikan properti oleh asing. "Dana yang masuk dalam bentuk investasi asing langsung (FDI) ke sektor properti lebih pasti karena akan tertanam dalam jangka panjang, berbeda dengan portofolio asing di pasar saham atau pasar uang yang sewaktu-waktu bisa keluar dari Indonesia," ujarnya.
Memang, pemerintah tengah mennggodok asing bisa memiliki properti dalam bentuk HGB langsung selama 60 tahun. Ini tertuang dalam Pasal 57 UU No.1/2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang menyebutkan orang asing dapat menghuni atau menempati rumah dengan cara hak sewa atau hak pakai.
(wep/ang)
Sekjen DPP REI, Eddy Hussy menerangkan, pembukaan pemilikan properti oleh asing membawa industri tumbuh. Ada multiplyer effect yang nyata, seperti penyerapan tenaga kerja dan penerimaan pajak.
"Negara lain di mana-mana bisa dan tidak ada problem," kata Eddy di Singapura, Rabu (20/6/2012).
Memang peluang pemilikan asing sudah ada, namun waktunya berjenjang. Pada periode tertentu, pemilik harus memperpanjang masa pemilikan dan ini dianggap memakan waktu. Contohlah Singapura yang menerapkan masa kepemilikan properti asing selama 99 tahun.
Hal yang sama disampaikan Sekjen International Real Estate Federation (FIABCI) untuk Asia Pasifik, Rusmin Lawin. "Saat ini merupakan momentum bagi pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan terkait aturan asing berinvestasi di sektor properti," tutur Rusmin.
Lenjutnya, Indonesia jauh ketinggalan dibanding negara tetangga terkait pemilikan properti oleh asing. "Dana yang masuk dalam bentuk investasi asing langsung (FDI) ke sektor properti lebih pasti karena akan tertanam dalam jangka panjang, berbeda dengan portofolio asing di pasar saham atau pasar uang yang sewaktu-waktu bisa keluar dari Indonesia," ujarnya.
Memang, pemerintah tengah mennggodok asing bisa memiliki properti dalam bentuk HGB langsung selama 60 tahun. Ini tertuang dalam Pasal 57 UU No.1/2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang menyebutkan orang asing dapat menghuni atau menempati rumah dengan cara hak sewa atau hak pakai.
(wep/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 08:44 WIB
Yuk! Lihat 10 Merek Dagang Termahal di Dunia Ini
-
Rabu, 22/05/2013 08:43 WIB
Singapura Setujui Syarat BI Soal Komitmen Akuisisi Danamon
-
Rabu, 22/05/2013 08:36 WIB
Market Flash eTrading
-
Rabu, 22/05/2013 08:34 WIB
Trust Securities: Pelemahan IHSG Bisa Berlanjut
-
Rabu, 22/05/2013 08:30 WIB
Semesta Indovest: IHSG Bergerak Konsolidasi
-
Rabu, 22/05/2013 07:40 WIB
Pencari Kerja Lirik BUMN Ketimbang Perusahaan Swasta
-
Rabu, 22/05/2013 07:52 WIB
Total Korban Jiwa Runtuhan Tambang Freeport di Papua 28 Orang
-
Rabu, 22/05/2013 08:11 WIB
Disokong Komentar The Fed, Dow Jones dan S&P Cetak Rekor Baru
-
Rabu, 22/05/2013 08:23 WIB
Laporan dari Singapura
Banyak Gedung Tinggi, Tapi Belum Ada Menara Bernama 'Singapura' di Singapura
-
Rabu, 22/05/2013 08:18 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Bisa Rebound Didorong Pasar Global
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 14:15 WIB WIB
Ini Kementerian yang Berikan Gaji Paling Tinggi Bagi PNS-nya
-
Selasa, 21/05/2013 14:06 WIB WIB
Gita Wirjawan Akui BlackBerry Q10 dan Z10 Tak Boleh Beredar
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







