Dahlan Iskan Usul Wanita Karier BUMN Dapat Cuti Melahirkan 2 Tahun
Rabu, 20/06/2012 11:07 WIB
Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan berencana akan menerapkan aturan bagi pegawai wanita karier BUMN yang melahirkan akan diberikan cuti hingga 2 tahun. Diharapkan para wanita kareir di BUMN masih tetap eksis di pekerjaannya dan peranannya membentuk anak sebagai generasi muda bisa tetap dilakukan.
Dahlan menjelaskan di perusahaan pelat merah belum memiliki budaya dan sistem kerja yang mendukung untuk perkembangan generasi muda dan wanita karier. Sehingga menjadikan BUMN belum menjadi tempat yang bagus untuk mengembangkan karier bagi wanita.
"Dirut untuk memperhatikan generasi muda dan wanita. Jangan dihambat karier yang muda karena masa depan akan ditentukan oleh mereka. Begitu juga wanita, tampilnya wanita membentuk sebuah kemajuan," imbuh Dahlan saat acara BUMN Marketing Day 2012 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (20/6/2012).
Selain itu, Dahlan menyoroti rendahnya iklim di BUMN yang belum memberikan keleluasaan lebih kepada wanita yang telah berkeluarga. Menurutnya, wanita yang memiliki karier cemerlang setelah menikah dan memiliki anak kurang memperoleh perhatian khusus sehingga membuat wanita potensial tersebut keluar dari perusahaan karena harus mengurusi anak.
"Tapi iklimnya belum terbentuk, wanita kariernya bagus terus menikah punya anak dan kemudian mengundurkan diri. Nanti yang rugi adalah Indonesia karena punya anak," ungkapnya.
Guna menciptakan iklim yang kondusif untuk wanita, Dahlan berencana untuk menerapkan cuti selama 2 tahun bagi wanita yang memiliki karier bagus setelah melahirkan.
"Saya punya rencana untuk wanita karier yang punya kemampuan untuk manager tertentu bisa diberi cuti waktu 1 sampai 2 tahun. Setelah itu bisa bekerja kembali," sebutnya.
Selain itu, Dahlan mengusulkan di lingkungan kantor dan pabrik BUMN supaya disediakan tempat perawatan bayi dan anak . Harapannya, pekerja wanita di lingkungan BUMN yang potensial tetap nyaman bekerja.
"Saya juga sudah bicara kepada dirut Pertamina dan Telkom untuk membuat tempat perawatan bayi. Ini akan jadi gerakan BUMN. Sehingga kehilangan tenaga potensial dapat dicegah," tutup Dahlan.
(feb/hen)
Dahlan menjelaskan di perusahaan pelat merah belum memiliki budaya dan sistem kerja yang mendukung untuk perkembangan generasi muda dan wanita karier. Sehingga menjadikan BUMN belum menjadi tempat yang bagus untuk mengembangkan karier bagi wanita.
"Dirut untuk memperhatikan generasi muda dan wanita. Jangan dihambat karier yang muda karena masa depan akan ditentukan oleh mereka. Begitu juga wanita, tampilnya wanita membentuk sebuah kemajuan," imbuh Dahlan saat acara BUMN Marketing Day 2012 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (20/6/2012).
Selain itu, Dahlan menyoroti rendahnya iklim di BUMN yang belum memberikan keleluasaan lebih kepada wanita yang telah berkeluarga. Menurutnya, wanita yang memiliki karier cemerlang setelah menikah dan memiliki anak kurang memperoleh perhatian khusus sehingga membuat wanita potensial tersebut keluar dari perusahaan karena harus mengurusi anak.
"Tapi iklimnya belum terbentuk, wanita kariernya bagus terus menikah punya anak dan kemudian mengundurkan diri. Nanti yang rugi adalah Indonesia karena punya anak," ungkapnya.
Guna menciptakan iklim yang kondusif untuk wanita, Dahlan berencana untuk menerapkan cuti selama 2 tahun bagi wanita yang memiliki karier bagus setelah melahirkan.
"Saya punya rencana untuk wanita karier yang punya kemampuan untuk manager tertentu bisa diberi cuti waktu 1 sampai 2 tahun. Setelah itu bisa bekerja kembali," sebutnya.
Selain itu, Dahlan mengusulkan di lingkungan kantor dan pabrik BUMN supaya disediakan tempat perawatan bayi dan anak . Harapannya, pekerja wanita di lingkungan BUMN yang potensial tetap nyaman bekerja.
"Saya juga sudah bicara kepada dirut Pertamina dan Telkom untuk membuat tempat perawatan bayi. Ini akan jadi gerakan BUMN. Sehingga kehilangan tenaga potensial dapat dicegah," tutup Dahlan.
(feb/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 11:10 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Indonesia Bisa Maju Seperti Korsel, Apa Kuncinya?
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
21 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











