detikfinance

Jumlah Orang Kaya Asia Salip Amerika Utara

Metta Pranata - detikfinance
Rabu, 20/06/2012 11:13 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/20/4/111313_tokyo1.jpg
Jakarta - Untuk pertama kalinya Asia memiliki lebih banyak miliuner daripada Amerika Utara. Menurut World Wealth Report dari Capgemini dan RBC Wealth Management, populasi orang kaya Amerika Utara turun menjadi 3,4 juta orang pada 2011 sementara Asia tumbuh 1,6% menjadi sedikit di atas 3,4 juta orang.

Secara global, ada 11 juta individual dengan aset yang bisa diinvestasikan sebesar US$ 1 juta atau lebih (tidak termasuk hunian utama mereka). Dalam basis negara per negara, Amerika Serikat masih menguasai dunia jika kita bicara tentang orang-orang kaya.

Tahun lalu, AS menjadi rumah bagi 3,067 juta miliuner. Total harta kekayaan Amerika Utara secara keseluruhan masih lebih banyak yakni US$ 11,4 triliun daripada Asia yakni US$ 10,7 triliun. RBC mendeskripsikan Asia sebagai China, Jepang, India dan lebih dari selusin negara lainnya.

Pertumbuhan miliuner Asia merupakan bagian dari transformasi besar kekayaan dunia. Eropa dan Amerika Serikat menjadi Old Money, sementara Asia adalah New Money.

Kaum super kaya yang mengalami penurunan paling besar. Jumlah individual dengan kekayaan US$ 30 juta atau lebih di seluruh dunia berkurang 2,5%. Bandingkan dengan jumlah individual pemilik kekayaan US$ 5 juta-10 juta yang hanya berkurang 1%. Sementara jumlah individual dengan kekayaan US$ 1- 5 juta di seluruh dunia meningkat 1,1%.

Menurut RBC, penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh performa bursa saham dan melambatnya pertumbuhan GDP di seluruh dunia. Tidak perlu kasihan dengan orang-orang super kaya ini. Karena total 11 juta miliuner di seluruh dunia ini memiliki kekayaan lebih banyak dibandingkan total harta gabungan 99% populasi AS.

“Ramalan populasi miliuner tahun ini belum pasti dan akan ditentukan oleh ketidakpastian politik dan ekonomi. Termasuk krisis Eropa dan masalah di bursa-bursa saham,” kata RBC, dikutip dari CNBC (20/6/2012).



(ang/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy

    Deskripsi Online Trading Academy. Silakan membuka http://jahex.detik.com/statik/createstatic untuk mengupdate deskripsi ini.

    REGISTRASI OTA