detikfinance

Cuti Melahirkan Hingga 2 Tahun Sudah Dilakukan di Negara Makmur

Suhendra - detikfinance
Rabu, 20/06/2012 15:02 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2012/06/20/4/150224_hamil5depants.jpg
Jakarta -Gagasan para pekerja wanita karir di BUMN Indonesia bisa cuti melahirkan hingga 1-2 tahun dianggap sah-saha saja. Namun kenyataanya praktik semacam itu baru terjadi di negara-negara yang sudah makmur.
Mantan Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemenakertrans Myra Hanartani mengatakan di Indonesia selama ini menganut cuti hamil dan melahirkan yang diwajibkan 3 bulan, yaitu 1,5 bulan sebelum melahirkan dan 1,5 bulan sesudahnya, ini sesuai UU No 13 Tahun 2003 soal Ketenagakerjaan.

"Pemberian waktu 3 bulan itu sudah melihat praktk-praktik yang terjadi di internasional, di undang-undang memang yang lama seperti itu," katanya kepada detikFinance, Rabu (20/6/2012)

Myra menambahkan saat ini memang ada beberapa negara di Eropa Utara yang termasuk negara makmur seperti Norwegia menganut cuti hamil yang cukup lama lebih dari 3 bulan. Bahkan cuti panjang yang dibayarkan hingga berbulan-bulan juga diberikan kepada pekerja pria yang istrinya baru melahirkan, agar bisa berpartisipasi merawat anak.

"Kalau di luar negeri sampai cuti melahirkan maternity leave bukan hanya ibu, itu negara yang kesejahteran yang bagus sekali di Eropa Utara, bahkan ada juga untuk pria yang bisa mengambil cuti paternity leave. Itu negara yang sudah sejahtera," katanya.

Mengenai gagasan cuti semacam itu khususnya bagi pegawai karir BUMN di Indonesia, menurut Myra sah-sah saja. Namun praktiknya akan sangat tergantung persetujuan BUMN atau perusahaan bersangkutan.

"Apa iya, masak cuti hamil sampai 2 tahun. Jadi kerja cuma mau ngurus cuti saja," katanya.

Berdasarkan sumber norwegia.or.id, pekerja pria di Norwegia berhak mendapatkan cuti dibayar dalam satu tahun pertama kehidupan anak mereka. Tujuannya untuk mendorong agar kaum pria lebih terlibat dalam tanggung jawab mengasuh anak, para ayah mendapat parental leave selama 10 minggu.Next

Halaman 12
(hen/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut