detikfinance

Filipina Saja Berani Jual BBM Rp 12.000/Liter

Rista Rama Dhany - detikfinance
Kamis, 21/06/2012 12:46 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/21/1034/124730_bbmasreutersdalam.jpg foto:reuters
Jakarta - Indonesia perlu mencontoh negara-negara tetangga yang ekonominya relatif di bawah Indonesia namun berani menetapkan harga BBM pada harga keekonomian. Beberapa negara tetangga seperti Myanmar saja sudah berani jual BBM Rp 10.000/liter, bahkan Filipina menjual BBM Rp 12.000/liter.

Masalah ini pernah disinggung oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Kadin menegaskan negara-negara di Asia yang lebih miskin dari pada Indonesia jauh lebih tinggi harga BBM-nya.

Ketua Umum Kadin, Suryo Bambang Sulisto mengatakan Indonesia merupakan negara yang paling murah menjual harga BBM karena adanya subsidi yang besar. Padahal negara yang lebih miskin dari Indonesia yakni Filipina jual BBM-nya Rp 12.000 per liter.

"Philipina saja yang lebih miskin dari kita jual BBM-nya Rp 12.000 per liter, bahkan Vietnam Rp 10.000 per liter, kita malah masih Rp 4.500," ujarnya Suryo beberapa waktu lalu.

Suryo mengatakan seharusnya pemerintah terus terang saja, karena yang menikmati harga BBM Rp 4.500 per liter justru dari kalangan yang mampu. "Itu buktinya mobil mewah beli premium, mereka-mereka yang seperti ini lah yang sangat teriak kalau BBM naik," ucapnya.

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui harga BBM di Indonesia jadi salah satu yang termurah di dunia. Negara baru seperti Myanmar saja sudah berani jual BBM Rp 10.000/liter.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Minyak dan Gas Kementerian ESDM, Edy Hermantoro mengatakan sebagai negara baru, Myanmar memberikan penghargaan terhadap, energi salah satunya dengan menjual BBM Rp 10.000 per liter.

"Mereka negara baru, tapi sudah berani jual BBM Rp 10.000 per liter. Bukan mereka tidak memikirkan rakyatnya, justru negara tersebut menghargai energi yang dimilikinya," kata Edy dalam Round Table Discussion 'Renegosiasi Harga Gas Bumi dan Permasalahannya di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (21/6/2012).



(rrd/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy

    Deskripsi Online Trading Academy. Silakan membuka http://jahex.detik.com/statik/createstatic untuk mengupdate deskripsi ini.

    REGISTRASI OTA